SEMARANGUPDATE.COM – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik dan wawasan global mahasiswa melalui penyelenggaraan International Guest Lecture yang digelar di Ruang Theater Fakultas Kedokteran.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Program Studi Teknik Kimia dan Agribisnis ini menghadirkan narasumber internasional dan nasional yang kompeten di bidangnya, serta dihadiri oleh pimpinan universitas dan stakeholder pemerintah daerah.
Dalam arahannya, Rektor Unwahas, Helmy Purwanto menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam dunia pendidikan tinggi. Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi sarana strategis untuk membuka wawasan mahasiswa terhadap isu global, khususnya dalam bidang pangan dan keberlanjutan.
“Mahasiswa harus mampu berpikir global namun tetap berakar pada potensi lokal. Melalui forum ini, diharapkan lahir gagasan inovatif yang mampu menjawab tantangan masa depan,” ujarnya, dalam keterangannya, Rabu (29/4/2028).
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang Endang Sarwiningsih menyoroti pentingnya sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan pangan yang berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan implementasi kebijakan di lapangan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, narasumber internasional Filippo Gavazzeni dari Milan, Italia, membawakan materi bertajuk Milan Urban Food Policy Pact. Dalam paparannya, ia menjelaskan bagaimana kota-kota di dunia dapat mengembangkan sistem pangan yang berkelanjutan melalui kebijakan urban yang terintegrasi.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Indah Riwayati yang mengangkat tema Green Process Technology in Food Processing. Ia menjelaskan pentingnya penerapan teknologi ramah lingkungan dalam industri pangan guna mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.
Adapun Hilmi Arija Fachriyan memaparkan strategi agribisnis dalam implementasi program MBG (Makan Bergizi Gratis) di Indonesia melalui materi Agribusiness Strategy for Implementing Indonesia’s MBG.
Ia menekankan pentingnya integrasi antara sektor pertanian, distribusi, dan kebijakan pemerintah agar program tersebut berjalan efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen. Selain mendapatkan wawasan baru, peserta juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan para narasumber terkait isu-isu strategis di bidang pangan dan teknologi.
Melalui kegiatan ini, Unwahas berharap dapat terus mendorong terciptanya generasi akademisi yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga adaptif terhadap dinamika global serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (*)







