SEMARANGUPDATE.COM – Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan yang berada di belakang kompleks Pasar Johar, Kota Semarang, Rabu (29/4/2026) malam.
Kobaran api yang muncul sekitar pukul 22.57 WIB dengan cepat membesar dan melahap ratusan kios serta lapak pedagang di kawasan tersebut.
Api diketahui membakar Blok F yang berada di Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah. Dalam waktu singkat, si jago merah menghanguskan area perdagangan yang selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.
Data sementara menyebutkan sebanyak 200 hingga 480 kios dan toko terdampak, termasuk lapak pedagang kaki lima (PKL). Dugaan awal, api berasal dari lapak pasar buah atau tumpukan peti buah kosong di sisi utara pasar.
Kepanikan sempat terjadi saat api terus membesar dan asap tebal menyelimuti kawasan pasar. Informasi kebakaran diterima Dinas Perdagangan Kota Semarang sekitar pukul 23.15 WIB.
“Kami juga kaget, dapat informasi sekitar jam 23.15 WIB bahwa Pasar Johar, khususnya Kanjengan Blok C, terjadi kebakaran,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva.
Damkar Kerahkan Lebih dari Lima Armada
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang langsung mengerahkan lebih dari lima unit armada untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung intensif hingga Kamis (30/4/2026) dini hari.
Petugas akhirnya berhasil melokalisir api sehingga tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat sekitar Pasar Johar.
Meski tidak ada korban jiwa, dampak ekonomi dari kebakaran Pasar Kanjengan sangat besar. Ratusan pedagang kehilangan tempat usaha beserta barang dagangan mereka.
Pendataan sementara mencatat sekitar 220 pedagang terdampak, terdiri dari sekitar 200 PKL dan puluhan pedagang di Blok F. Selain itu, 26 unit ruko di bagian depan pasar ikut terkena dampak.
Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
“Perkiraan awal sekitar Rp 1,5 miliar. Kalau ditotal bisa mencapai Rp 2 hingga Rp 2,5 miliar,” ungkap Aniceto.
Pedagang Akan Direlokasi ke Gedung Baru
Sebagai langkah cepat, Pemerintah Kota Semarang menyiapkan relokasi sementara bagi para pedagang korban kebakaran. Mereka akan dipindahkan ke gedung baru Pasar Kanjengan agar tetap bisa berjualan.
“Kami siapkan tempat di Pasar Kanjengan gedung baru. Mereka bisa tempati untuk sementara agar tetap bisa berjualan,” jelasnya.
Selain itu, Pemkot Semarang juga membuka opsi relokasi di sejumlah titik lain di kawasan Pasar Johar hingga Pasar Tanjungkarang.
Hingga kini, Tim Inafis Polrestabes Semarang masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebakaran Pasar Kanjengan Semarang. (*)







