Presiden Prabowo Lantik Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional Yang Baru

Presiden Prabowo Lantik Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional Yang Baru
Presiden Prabowo Lantik Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional Yang Baru

SEMARANGUPDATE.COM – Pada hari Rabu (22/7/2026), Sudaryono secara resmi disahkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Bertempat di Istana Negara, Jakarta, pelantikan ini menandai pergantian tongkat estafet kepemimpinan dari Nanik S. Deyang yang sebelumnya memilih untuk mundur.

Bacaan Lainnya

Pengangkatan Sudaryono ini memiliki landasan hukum yang sah melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78/P Tahun 2026 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BGN. Kutipan Keppres tersebut menyebutkan dengan jelas:

“Mengangkat Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional sisa masa jabatan 2024-2029,” demikian bunyi Keppres.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden. Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono mengucapkan komitmennya untuk mendedikasikan diri serta menjaga etika selama menjabat:

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-perundangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Sudaryono

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” sambung dia.

Rangkaian acara kenegaraan ini ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Sudaryono. Agenda penting tersebut turut disaksikan secara langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta jajaran menteri dari Kabinet Merah Putih yang hadir memberikan selamat.

Setelah resmi dilantik, Sudaryono menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dengan pendahulunya, Nanik. Ia juga berencana melakukan evaluasi dan menyerap aspirasi dari jajaran internal, termasuk Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, dan juga Trenggono.

“Ini kan kerja tim ya, bukan berarti saya sendiri yang harus beresin semua. Ini kan kerja tim, tidak ada Superman, tapi yang ada adalah superteam,” ujarnya di kompleks Istana Negara, Rabu (22/7/2026).

Dirinya pun tak menyangkal mengenai adanya dinamika persoalan, bahkan isu pelanggaran yang sempat membelit BGN di kepemimpinan sebelumnya.

“Kami juga tahu itu dan kami menyesalkan itu. Sehingga kami ingin mendengarkan masukan yang konstruktif tentu saja dari berbagai pihak, termasuk salah satunya adalah dari Bu Nanik,” tuturnya.

Sebagai pengingat, Nanik S. Deyang sebelumnya memutuskan menanggalkan posisinya lantaran ingin memfokuskan diri pada proses pengobatan penyakit jantung. Di sisi lain, Sudaryono merupakan figur yang sebelumnya menduduki kursi sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).

Alasan Utama Penunjukan Sudaryono

Mengenai latar belakang pemilihan Sudaryono, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membeberkan bahwa yang bersangkutan memiliki pemahaman dan rekam jejak panjang dalam mendampingi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Bapak Presiden memutuskan pengganti kepala selaku Kepala BGN adalah beliau Bapak Sudaryono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/7/2026).

“Tentu dengan berbagai dasar dan pertimbangan bahwa selama ini beliau sejak awal mengikuti konsep dari dilahirkannya program makan bergizi gratis ini,” sambungnya.

Prasetyo juga menggarisbawahi rekam jejak Sudaryono yang selalu aktif berdiskusi dalam menggagas rancangan teknis program MBG yang telah lama dicanangkan Presiden. Ditambah lagi, tugas keseharian Sudaryono sebagai Wamentan juga dinilai saling beririsan kuat dengan suksesnya implementasi MBG di lapangan.

“Beliau juga sejak awal mengikuti dan bersama-sama dengan kami semua berdiskusi menggagas dan mengonsep eh bagaimana teknis pelaksanaan makan bergizi gratis ini. Dan sebagai Wakil Menteri Pertanian tentu saja selama ini Badan Gizi Nasional yang kegiatannya adalah memberikan makan bergizi gratis itu tidak pernah lepas dari tugas beliau di Kementerian Pertanian,” jelasnya. (*)

Pos terkait