SEMARANGUPDATE.COM – Tim futsal putri Kota Semarang meraih medali emas dalam ajang ekshibisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Kepastian tersebut diperoleh setelah tim Kota Atlas mengalahkan Kabupaten Kebumen melalui drama adu penalti di GOR Futsal Undip, Semarang, Selasa (27/10/2026).
Pertandingan final berlangsung sengit hingga waktu normal berakhir. Kedua tim bermain imbang 1-1 sebelum pemenang ditentukan melalui adu penalti.
Kota Semarang akhirnya menang dengan skor 4-2 dalam babak tersebut, sehingga agregat akhir tercatat 5-3.
Kemenangan ini mengantarkan futsal putri Kota Semarang ke podium tertinggi pada ekshibisi futsal putri Porprov Jateng 2026 sekaligus menjadi catatan sejarah bagi tim tersebut.
Semarang dan Kebumen Bersaing Ketat
Sejak pertandingan dimulai, kedua tim berusaha menampilkan permainan terbaik untuk merebut gelar juara.
Kota Semarang dan Kabupaten Kebumen sama-sama mampu mencetak gol pada waktu normal sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Pada waktu normal, gol Kota Semarang dicetak Noura Candrakanti pada menit ke-26 dan Zannuba Chafsoh pada menit ke-41.
Sementara itu, gol Kabupaten Kebumen dicetak Chanda Odelia Arpung pada menit ke-36 dan Ana Maelu Putri pada menit ke-41.
Setelah kedua tim menyelesaikan waktu normal dengan skor imbang, adu penalti menjadi penentu gelar juara.
Empat eksekutor Kota Semarang yang sukses mencetak gol adalah Aliya Kurnia Santoso, Zannuba Chafsoh, Deva Febrian, dan Dian Annisa.
Di kubu Kabupaten Kebumen, dua eksekutor yang berhasil menjalankan tugasnya adalah Ana Maelu Putri dan Naila Murodifa. Hasil 4-2 pada adu penalti memastikan kemenangan Kota Semarang.
Pelatih Sebut Emas sebagai Sejarah Baru
Pelatih futsal putri Kota Semarang, Paulus Chandra Octa, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan sejarah baru bagi timnya.
Sejak awal, ia telah menargetkan Kota Semarang menjadi juara pada ekshibisi pertama futsal putri di Porprov Jawa Tengah.
“Ini merupakan sejarah baru yang sudah kami tekadkan sejak awal. Pada ekshibisi pertama futsal putri ini, Kota Semarang harus bisa mencetak sejarah baru bagi futsal di Jawa Tengah, yaitu menjadi juara dan meraih medali emas,” ujar Paulus.
Menurutnya, mentalitas pemain menjadi salah satu faktor yang terus ditekankan selama persiapan hingga menjelang pertandingan final. Ia ingin para pemain memiliki keyakinan kuat untuk bersaing dan meraih hasil terbaik.
“Dari awal pertandingan sebelum final, saya memang menekankan mentalitas Semarang. Saya sampaikan bahwa mentalitas Semarang harus berada di atas kabupaten dan kota lainnya supaya anak-anak termotivasi,” katanya.
Paulus juga mengungkapkan bahwa persiapan tim dilakukan secara mandiri. Meski demikian, ia bersyukur para pemain mampu melewati pertandingan final dan mengamankan gelar juara.
“Persiapan kami untuk ekshibisi ini memang dilakukan secara mandiri. Puji Tuhan, kami diberikan kemudahan dan keberuntungan pada ekshibisi tahun ini,” tuturnya.
Medali Emas Ekshibisi Tidak Masuk Klasemen Porprov
Meski berhasil meraih medali emas, prestasi tim futsal putri Kota Semarang tidak menambah perolehan medali dalam klasemen sementara kontingen Kota Semarang di Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Hal ini karena futsal putri diselenggarakan sebagai cabang olahraga ekshibisi, sehingga hasilnya tidak masuk dalam perhitungan resmi perolehan medali Porprov.
Kendati demikian, kemenangan atas Kabupaten Kebumen tetap menjadi pencapaian penting bagi futsal putri Kota Semarang.
Gelar tersebut sekaligus menandai keberhasilan tim dalam mencetak sejarah sebagai juara pada ekshibisi pertama futsal putri Porprov Jawa Tengah 2026. (*)







