SEMARANGUPDATE.COM – Kontingen Kota Semarang kembali menunjukkan dominasinya pada cabang olahraga (cabor) barongsai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Tim tuan rumah berhasil menambah dua medali emas dari nomor Naga Taoulu Bebas dan Barongsai Kecepatan di GOR USM Semarang, Rabu (28/10/2026).
Tambahan dua emas tersebut membuat koleksi medali barongsai Kota Semarang hingga hari kedua sesi kedua menjadi tiga emas dan dua perak.
Raihan itu sekaligus membuat target empat medali emas yang dicanangkan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Semarang semakin terbuka.
Pada nomor Naga Taoulu Bebas, tim Kota Semarang yang tampil sebagai peserta ketiga berhasil menjadi yang terbaik dengan nilai akhir 9,15.
Kota Surakarta menempati posisi kedua dengan nilai 9,01 dan berhak atas medali perak. Sementara medali perunggu diraih Kabupaten Kudus dengan nilai 6,30.
Nomor Naga Taoulu Bebas sebenarnya diikuti lima peserta. Namun, Kota Tegal dan Kabupaten Grobogan memutuskan mengundurkan diri karena sejumlah pemain mengalami cedera.
Semarang Kembali Juara di Barongsai Kecepatan
Kota Semarang kembali meraih emas pada nomor Barongsai Kecepatan. Pasangan Fikri Anies Khoirudin sebagai kepala dan Marcho Boedijono sebagai ekor mampu menyelesaikan pertandingan dalam waktu 39 detik tanpa melakukan kesalahan.
Kota Surakarta sebenarnya mencatat waktu penyelesaian lebih cepat, yakni 30 detik. Namun, sejumlah kesalahan membuat mereka mendapatkan hukuman sehingga total waktu menjadi 65 detik.
Dengan hasil tersebut, Kota Surakarta harus puas meraih medali perak. Sementara Kota Magelang berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit 18 detik dan membawa pulang medali perunggu.
Barongsai Semarang Sudah Koleksi Tiga Emas
Sebelum tambahan dua emas pada hari kedua, Kota Semarang telah lebih dahulu meraih medali emas dari nomor Naga Halang Rintang.
Sementara dua medali perak sebelumnya diperoleh dari nomor Barongsai Tradisional dan Barongsai Halang Rintang.
Wakil Ketua FOBI Kota Semarang, Robert, mengatakan raihan tiga emas tersebut membuat tim semakin optimistis memenuhi target yang telah ditetapkan.
“Target kami empat medali emas dan sekarang sudah dapat tiga. Optimistis bisa tercapai, mudah-mudahan melampaui target karena masih ada lima nomor lagi yang dipertandingkan,” kata Robert.
Peluang Kota Semarang menambah medali pada hari kedua masih terbuka melalui nomor Pekingsai Taoulu Bebas.
Selain itu, tim tuan rumah juga berhasil melaju ke semifinal nomor Barongsai Ketangkasan Zou Tou.
Robert berharap para atlet mampu menjaga kondisi fisik hingga seluruh pertandingan selesai. Padatnya jadwal pertandingan menjadi salah satu tantangan yang harus diantisipasi tim.
“Kami berharap anak-anak bisa tetap fit sampai hari terakhir. Dengan padatnya jadwal pertandingan, risiko cedera juga besar,” tuturnya.
Empat Nomor Dipertandingkan pada Hari Terakhir
Persaingan cabor barongsai Porprov Jateng 2026 masih berlanjut hingga Kamis (29/10/2026). Pada hari terakhir, terdapat empat nomor yang akan dipertandingkan.
Keempat nomor tersebut yakni Naga Kecepatan, Barongsai Ketangkasan Zou Tou final, Pekingsai Kecepatan, dan Barongsai Taoulu Bebas.
Dengan masih tersedianya sejumlah peluang medali, Kota Semarang berpeluang memperbesar koleksi emas sekaligus mewujudkan target empat medali emas yang telah dicanangkan. (*)







