SEMARANGUPDATE.COM – Kontingen Kota Semarang dari cabang olahraga (cabor) sepatu roda langsung menunjukkan performa impresif pada pertandingan awal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026, Selasa (27/10/2026) pagi.
Berlaga di kompleks Stadion Jatidiri Semarang, atlet sepatu roda Kota Semarang berhasil mengamankan lima medali, masing-masing satu emas, dua perak, dan dua perunggu dari nomor speed elimination 5.000 meter dan speed slalom.
Medali emas menjadi milik Gabriella Alexalee Aulia yang tampil sebagai juara pada nomor speed slalom putri. Sementara itu, Shemozza My Tristania meraih medali perak dari nomor yang sama.
Dua medali lainnya diraih dari nomor speed elimination 5.000 meter. Nabila Sekar Ayu Nareswari menyumbangkan medali perak, sedangkan Siti Aisyah Atmaja dan Raditya Daffa Permana masing-masing membawa pulang medali perunggu.
Dengan raihan tersebut, sepatu roda menjadi salah satu cabor Kota Semarang yang langsung memberikan kontribusi medali pada awal pertandingan Porprov Jateng 2026.
Performa Atlet Dinilai Meningkat
Kepala Pelatih Sepatu Roda Kota Semarang, Muhammad Bagus Laksmida, mengatakan hasil pertandingan di dua nomor tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih.
Menurutnya, performa para atlet menunjukkan perkembangan positif setelah sejumlah evaluasi dilakukan sebelum pertandingan.
“Pagi tadi kami bertanding di nomor eliminasi 5.000 meter dan meraih dua perunggu serta satu perak. Kemudian di nomor freestyle speed slalom mendapat satu emas dan satu perak,” kata Bagus.
Ia menilai hasil tersebut menjadi modal penting bagi para atlet untuk menghadapi nomor-nomor berikutnya. Tim pelatih masih memiliki kesempatan melakukan perbaikan sebelum pertandingan lanjutan berlangsung.
Bidik Tiga Medali Emas
Bagus mengatakan peluang Kota Semarang untuk menambah koleksi medali masih terbuka lebar. Pertandingan cabor sepatu roda masih berlangsung hingga Kamis (29/10/2026), dengan sejumlah nomor yang akan dimainkan pada sore hari dan dua hari berikutnya.
“Kami masih menunggu pertandingan selanjutnya. Dari pertandingan pertama ini sudah banyak evaluasi dan hasilnya lebih baik. Kami masih punya peluang pada pertandingan sore ini serta hari kedua dan ketiga,” ujarnya.
Kontingen sepatu roda Kota Semarang sendiri memasang target tiga medali emas pada Porprov Jateng 2026.
Namun, target tersebut disebut sebagai patokan awal karena tim pelatih berharap atlet mampu memberikan hasil lebih dari sasaran yang telah ditentukan.
“Target kami tiga emas. Tapi kami selalu menyampaikan kepada anak-anak agar targetnya lebih dari itu. Tiga emas ini menjadi patokan dasar, tetapi saya berharap mereka memberikan kemampuan terbaik sehingga bisa meraih lebih dari tiga emas,” jelas Bagus.
Masih Ada Nomor Unggulan
Sejumlah nomor yang menjadi peluang Kota Semarang untuk menambah medali emas masih akan dipertandingkan. Di antaranya nomor sprint dan nomor jarak pendek 200 meter serta 500 meter.
Selain itu, terdapat nomor points 5.000 meter, slide, team sprint 500 meter, dan relay 3.000 meter yang juga akan dipertandingkan hingga Kamis.
Bagus meminta atlet yang belum turun bertanding untuk memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin. Evaluasi dari pertandingan awal diharapkan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan performa.
“Harapan saya atlet yang belum bertanding bisa memaksimalkan seluruh kemampuannya, terutama di nomor-nomor unggulan, sehingga bisa mendapatkan medali emas,” tandasnya.
Pertandingan sepatu roda Porprov Jateng 2026 yang berlangsung di kompleks Stadion Jatidiri Semarang menjadi salah satu arena penting bagi kontingen tuan rumah untuk mengejar tambahan medali.
Raihan lima medali pada pertandingan awal menjadi modal bagi tim sepatu roda Kota Semarang untuk memenuhi bahkan melampaui target tiga emas. (*)







