Angkat Berat Porprov Jateng 2026: Kota Semarang Raih 4 Medali, Khoirul Dwi Anggraeni Sumbang Emas

Kota Semarang meraih empat medali pada hari pertama angkat berat Porprov Jateng 2026, terdiri dari satu emas, dua perak, dan satu perunggu. Khoirul Dwi Anggraeni menjadi penyumbang emas. (Dok)

SEMARANGUPDATE.COM – Kontingen Kota Semarang mengawali cabang olahraga (cabor) angkat berat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 dengan hasil positif.

Bertanding di Gedung Graha Sari, Gayamsari, Selasa (27/10/2026), tuan rumah berhasil mengoleksi empat medali, terdiri dari satu emas, dua perak, dan satu perunggu.

Bacaan Lainnya

Medali emas Kota Semarang disumbangkan Khoirul Dwi Anggraeni dari nomor 57 kilogram putri. Ia mencatatkan total angkatan 337,5 kilogram, hasil kombinasi squat 145 kilogram, bench press 65 kilogram, dan deadlift 127,5 kilogram.

Khoirul yang tampil pada sesi ketiga berhasil mengungguli Rini Hastutik dari Blora dengan total angkatan 330 kilogram serta Santi Rosa dari Jepara yang membukukan 325 kilogram.

Rini mencatatkan angkatan squat 107,5 kilogram, bench press 82,5 kilogram, dan deadlift 140 kilogram. Sementara itu, Santi membukukan squat 120 kilogram, bench press 67,5 kilogram, dan deadlift 137,5 kilogram.

Keberhasilan Khoirul menjadi suntikan motivasi bagi kontingen Kota Semarang untuk bersaing di cabang olahraga yang mengandalkan kekuatan dan ketepatan teknik tersebut.

Diah Ayu Ningtyas Beri Kejutan dengan Raih Perunggu

Selain emas dari Khoirul, Kota Semarang mendapatkan medali perunggu melalui Diah Ayu Ningtyas di nomor 63 kilogram putri.

Diah menyelesaikan pertandingan dengan total angkatan 332,5 kilogram. Ia berada di bawah Sukamti dari Pati yang meraih emas dengan total 362,5 kilogram dan Renika Niken Saputri dari Salatiga yang mendapatkan perak dengan 360 kilogram.

Capaian Diah menjadi kejutan bagi tim angkat berat Kota Semarang. Pasalnya, ia tidak dibebani target medali mengingat persaingan di kelas tersebut diikuti sejumlah lifter berpengalaman.

Ketua Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Kota Semarang, Nurwinto Prakosa, mengapresiasi hasil yang diraih para atlet pada hari pertama pertandingan.

“Pencapaian Diah Ayu Ningtyas di luar prediksi kami. Di kelasnya itu ada lifter yang sudah berpengalaman, jadi dia memang tidak ditarget medali tapi justru bisa meraih perunggu,” ujarnya.

Gerda Halim dan Sriyanto Sumbang Dua Medali Perak

Dua medali perak Kota Semarang masing-masing diraih Gerda Halim Candinegara di nomor 52 kilogram putri dan Sriyanto pada nomor 59 kilogram putra.

Gerda yang bertanding pada sesi pertama membukukan total angkatan 267,5 kilogram. Catatan tersebut terdiri dari squat 100 kilogram, bench press 45 kilogram, dan deadlift 122,5 kilogram.

Medali emas nomor tersebut diraih Rimawati dari Cilacap dengan total angkatan 360 kilogram. Sementara itu, Ayu Safitrianingsih dari Demak memperoleh perunggu setelah mencatatkan total angkatan 250 kilogram.

Pada sesi kedua, Sriyanto tampil di nomor 59 kilogram putra dan berhasil mengangkat total beban 477,5 kilogram.

Namun, hasil itu belum cukup untuk mengungguli Maulana Yulian Pradana dari Boyolali yang meraih emas dengan total 485 kilogram.

Adapun medali perunggu menjadi milik Sarjanto dari Surakarta dengan total angkatan 460 kilogram.

Sriyanto sebenarnya berpeluang memperbaiki catatannya, tetapi gagal menuntaskan angkatan deadlift seberat 200 kilogram.

“Untuk Sriyanto peluangnya fifty-fifty. Sebenarnya kami memprediksi Sarjanto dari Solo yang jadi lawan berat karena tampil bagus di Pra-Porprov. Tapi yang meraih emas justru dari Boyolali,” kata Nurwinto.

Sementara itu, Danang Wiratno yang turun di nomor 66 kilogram putra belum berhasil menambah koleksi medali Kota Semarang.

Pabersi Semarang Nilai Hasil Hari Pertama Sesuai Target

Nurwinto mengatakan, perolehan satu emas, dua perak, dan satu perunggu pada hari pertama secara umum sesuai dengan target yang telah disiapkan tim.

Meski demikian, ia menilai masih terdapat peluang yang belum berhasil dimaksimalkan, terutama pada nomor 59 kilogram putra.

Hasil hari pertama tersebut menjadi modal bagi kontingen Kota Semarang untuk melanjutkan persaingan dalam cabor angkat berat Porprov XVII Jateng 2026.

Pertandingan angkat berat pada hari pertama mempertandingkan enam nomor, yakni 47 kilogram putri, 52 kilogram putri, 59 kilogram putra, 66 kilogram putra, 57 kilogram putri, dan 63 kilogram putri.

Dengan raihan empat medali tersebut, tim angkat berat Kota Semarang menunjukkan persaingan yang kompetitif di hadapan publik sendiri, sekaligus menjaga peluang untuk menambah pundi-pundi medali bagi kontingen tuan rumah. (*)

Pos terkait