SEMARANGUPDATE.COM, DEMAK – Tim gulat Kota Semarang langsung tancap gas pada hari pertama pertandingan cabang olahraga gulat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026.
Berlaga di Wisma Halim, Kabupaten Demak, Rabu (28/10/2026), skuad ibukota Jawa Tengah ini sukses mengamankan total lima medali dari kategori Greco Roman.
Dari lima medali yang dikumpulkan, kontingen Kota Semarang berhasil memborong 2 medali emas dan 3 medali perak dari berbagai kelas yang dipertandingkan.
Medali emas pertama dipersembahkan oleh pegulat andalan Kota Semarang, Fauzan. Tampil gemilang di kelas 67 kilogram, Fauzan sukses memastikan kemenangan knockout (KO) atas lawannya asal Kota Solo di partai final.
Kesuksesan tersebut disusul oleh emas kedua yang diraih dari kelas 77 kilogram. Adalah Joko Bandung yang tampil perkasa dan memastikan medali tertinggi usai menang angka 11-6 atas pegulat asal Jepara, Salsa Safila.
Sementara itu, tiga medali perak diraih oleh:
• Bima Adi (Kelas 55 kg) yang harus puas di posisi kedua usai takluk dari pegulat Solo, Akhwan.
• Randika (Kelas 77 kg) yang kalah di partai final menghadapi pegulat tuan rumah, Demak.
• Christian Adi (Kelas 97 kg) yang menyumbang perak ketiga setelah kalah tipis perolehan poin dari pegulat Grobogan di babak final.
Evaluasi Pelatih: Masih Ada Peluang di Gaya Bebas
Pelatih gulat Kota Semarang, Sugiharto, mengungkapkan bahwa perolehan di kategori Greco Roman ini sejatinya sedikit meleset dari target awal yang dicanangkan.
“Ada beberapa yang tidak sesuai harapan. Beberapa atlet yang sebelumnya pernah meraih medali emas, kali ini tumbang. Seperti di kelas 130 kilogram, sebenarnya potensial tapi kalah di awal karena bertemu lawan yang berat,” ujar Sugiharto.
Kendati demikian, Sugiharto tetap memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan perjuangan maksimal yang ditunjukkan oleh para atlet di atas matras.
Bidik Tambahan Medali dari Gaya Bebas (Freestyle)
Peluang tim gulat Kota Semarang untuk mendulang pundi-pundi emas di Porprov Jateng 2026 dipastikan masih terbuka lebar. Perburuan medali akan berlanjut pada kategori gaya bebas atau freestyle.
Pada Kamis (29/10/2026), Kota Semarang akan menurunkan 4 atlet di kategori gaya bebas putra.
Sementara untuk kategori gaya bebas putri yang dipertandingkan pada Jumat (30/10/2026), pihak pelatih menurunkan kekuatan penuh dengan 5 atlet.
“Kita akan memaksimalkan di kategori freestyle putra dan putri besok. Justru kami berharap dapat tambahan medali dari freestyle putri,” pungkas Sugiharto penuh optimisme. (*)







