Beranda Imigrasi di Muladi Dome Undip Resmi Dibuka, Layani Paspor Umum hingga 280 Kuota per Hari

Peresmian Beranda Imigrasi di Muladi Dome Undip Tembalang, Kota Semarang, Rabu (28/10/2026). Beranda Imigrasi di Muladi Dome Undip Semarang resmi beroperasi dengan kuota 280 paspor/hari. (Dok)

SEMARANGUPDATE.COM — Akses pelayanan keimigrasian di Kota Semarang kini semakin mudah dan dekat. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang meluncurkan Beranda Imigrasi di Muladi Dome Universitas Diponegoro (Undip), Rabu (28/10/2026).

Layanan ini menyediakan kuota hingga 280 pemohon paspor per hari dan terbuka untuk masyarakat umum.

Bacaan Lainnya

Peresmian nama Beranda Imigrasi ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Sebelumnya, unit layanan keimigrasian di kampus tersebut dikenal dengan nama Campus Immigration Point (CIP) Undip.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, turut menyapa langsung jalannya acara via Zoom.

Dalam sapaannya, Dirjen Imigrasi berpesan agar Beranda Imigrasi Undip senantiasa memberikan kualitas pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I Khusus TPI Semarang, Ari Widodo, menjelaskan bahwa branding Beranda Imigrasi dihadirkan untuk menyeragamkan berbagai penamaan unit layanan keimigrasian di Indonesia yang sebelumnya beragam, seperti Immigration Lounge, Unit Kerja Keimigrasian, maupun Immigration Point.

“Tujuannya untuk memudahkan masyarakat mengenali layanan keimigrasian. Semuanya diseragamkan dengan nama Beranda Imigrasi,” ujar Ari Widodo.

Selain mengurus paspor, Beranda Imigrasi di kawasan tertentu juga disiapkan untuk mempermudah layanan izin tinggal bagi Warga Negara Asing (WNA), khususnya di sektor industri dan pendidikan.

Meskipun berlokasi di dalam area kampus Undip Tembalang, layanan ini tidak terbatas hanya untuk sivitas akademika. Masyarakat umum dari dalam maupun luar Kota Semarang dapat memanfaatkannya.

“Untuk umum, mau ke Jakarta mampir sini dulu Muladi Dome Undip bisa urus paspor,” tegas Ari.

Kehadiran Beranda Imigrasi di Muladi Dome ini menjadi solusi praktis, terutama bagi warga yang berdomisili di wilayah Semarang bagian atas dan sekitarnya.

Untuk mengaksesnya, pemohon cukup melakukan pendaftaran paspor secara daring (online) dan memilih lokasi Beranda Imigrasi Undip.

Rektor Undip, Prof. Suharnomo, menyambut hangat hadirnya Beranda Imigrasi di lingkungan kampus. Menurutnya, fasilitas ini sangat menunjang mobilitas internasional dosen dan mahasiswa yang terus meningkat setiap minggunya.

“Mahasiswa kami bisa membuat paspor di kampus sendiri. Mahasiswa asing juga terbantu karena pelayanannya dekat. Kami sangat berterima kasih kepada imigrasi,” kata Suharnomo.

Keberadaan unit layanan keimigrasian ini diharapkan makin memperkuat posisi Undip sebagai kampus berwawasan global yang ramah bagi mahasiswa maupun peneliti mancanegara. (*)

Pos terkait