PLN Icon Plus Perkuat Implementasi New AP2T Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta

PLN Icon Plus Perkuat Implementasi New AP2T Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta
PLN Icon Plus Perkuat Implementasi New AP2T Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta

SEMARANGUPDATE.COM – PLN Icon Plus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan pelanggan melalui penerapan New Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) Wave 4 di wilayah Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan UID Yogyakarta.

Peluncuran New AP2T Wave 4 berlangsung di Kantor PLN UID Jawa Tengah, Semarang, Senin (21/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran manajemen PLN bersama PLN Icon Plus untuk memastikan kesiapan sistem, proses bisnis, serta sumber daya manusia sebelum sistem baru diterapkan dalam operasional pelayanan.

Bacaan Lainnya

AP2T menjadi platform digital yang mengintegrasikan berbagai proses pelayanan pelanggan PLN dalam satu sistem. Integrasi tersebut mencakup layanan pelanggan, billing, hingga operasional Contact Center PLN 123 sehingga proses pelayanan dapat berjalan dalam ekosistem digital yang lebih terhubung dan terintegrasi.

Penerapan New AP2T Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta mencakup sekitar 14,4 juta pelanggan. Implementasi tersebut merupakan bagian dari pengembangan ekosistem digital PLN sekaligus tahapan perluasan sistem menuju penerapan secara nasional.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan penerapan New AP2T tidak sebatas memperkenalkan aplikasi baru, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan fondasi proses bisnis pelayanan pelanggan PLN.

“Momentum ini memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar implementasi sebuah aplikasi. Kita sedang membangun fondasi baru bagi proses bisnis pelayanan pelanggan PLN yang harus semakin agile, reliable, integrated, dan customer-centric. Wave 4 menjadi bagian penting untuk membuktikan bahwa New AP2T mampu tumbuh, mampu berskala, dan mampu menopang proses bisnis PLN dalam skala nasional,” ujar Chipta.

PLN Icon Plus telah mengembangkan AP2T sejak 2010 sebagai salah satu bagian dari proses transformasi digital PLN. Sistem tersebut terus dikembangkan melalui penambahan fitur, integrasi dengan berbagai aplikasi pendukung, serta pemeliharaan secara berkelanjutan agar tetap sesuai dengan kebutuhan proses bisnis.

Dalam pengembangan New AP2T, PLN Icon Plus menjalankan sejumlah tahapan mulai dari perancangan dan pengembangan hingga implementasi serta pemeliharaan sistem. Peran tersebut juga mencakup pengelolaan change request, pengembangan fitur, dan integrasi antarsistem untuk menjaga kualitas serta keberlanjutan layanan digital.

Saat ini, lebih dari 30 juta pelanggan telah masuk dalam ekosistem New AP2T. Melalui Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta, cakupan penerapan sistem kembali diperluas sebagai bagian dari tahapan menuju implementasi secara nasional.

Persiapan penerapan Wave 4 juga dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan pengguna secara intensif sejak 14 September 2026. Pendampingan diberikan secara langsung maupun melalui kanal digital agar para pengguna memahami alur serta proses bisnis yang terdapat dalam sistem baru.

Selama tahap persiapan tersebut, lebih dari 400 kendala telah berhasil ditangani. Penyelesaian berbagai kendala tersebut menjadi bagian dari proses continuous improvement untuk memastikan kesiapan sistem, proses bisnis, maupun pengguna sebelum memasuki tahap operasional.

Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, menuturkan bahwa penerapan Wave 4 membutuhkan sinergi antara PLN dan PLN Icon Plus, khususnya untuk memastikan kesiapan operasional di lapangan.

“Keberhasilan go live bukan merupakan pekerjaan satu tim saja. Di baliknya ada proses persiapan, pendampingan, koordinasi, dan respons terhadap berbagai kebutuhan di lapangan. Wave 4 menjadi momentum bagi kami untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan baik sekaligus memberikan pengalaman layanan yang semakin baik bagi pelanggan,” ujar Leandra.

Penerapan New AP2T Wave 4 sekaligus memperkuat peran PLN Icon Plus dalam pengembangan ekosistem digital PLN. Penguatan sistem, integrasi teknologi, kesiapan proses bisnis, dan pendampingan pengguna dilakukan untuk menjaga keberlanjutan pengembangan layanan digital sesuai kebutuhan bisnis dan pelanggan. (*)

Pos terkait