Dosen Magister Psikologi USM Dorong Polwan Semarang Tingkatkan Kepercayaan Diri dalam Bertugas

Dosen Magister Psikologi USM Dorong Polwan Semarang Tingkatkan Kepercayaan Diri dalam Bertugas
Dosen Magister Psikologi USM Dorong Polwan Semarang Tingkatkan Kepercayaan Diri dalam Bertugas

SEMARANGUPDATE.COM — Dosen Magister Psikologi Universitas Semarang (USM) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Polrestabes Kota Semarang untuk memperkuat kepercayaan diri Polisi Wanita (Polwan). Program bertajuk “Pentingnya Membangun Rasa Percaya Diri Polisi Wanita” ini melibatkan sekitar 150 Polwan di wilayah Kota Semarang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Prof. Hardani Widhiastuti, Psikolog, Dr. Mulya Virgonita, Psikolog, dan Dr. MM. Shinta Pratiwi, Psikolog.

Bacaan Lainnya

Program ini bertujuan membantu para Polwan menjalankan tugas dengan lebih percaya diri, mantap dalam mengambil keputusan, serta memiliki kesiapan mental dan kondisi psikologis yang baik.

Penguatan kepercayaan diri dinilai penting karena Polwan memiliki tanggung jawab dalam melayani dan melindungi masyarakat. Dalam menjalankan tugas, mereka juga dapat menghadapi situasi yang menantang, termasuk pengamanan kerusuhan maupun demonstrasi yang berpotensi menimbulkan gesekan dengan masyarakat.

Pelatihan tersebut berfokus pada tiga aspek utama, yakni pengembangan kepercayaan diri, peningkatan keterampilan komunikasi, dan pembentukan karakter dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Melalui program ini, peserta diharapkan mampu berkomunikasi secara efektif, tampil lebih percaya diri di depan publik, serta memiliki kesiapan mental ketika menghadapi beragam situasi pelayanan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini menargetkan peningkatan keberanian Polwan dalam menyampaikan pendapat, memimpin kegiatan, serta membangun interaksi positif dengan masyarakat dan rekan kerja.

Kemampuan komunikasi interpersonal dan berbicara di depan umum juga menjadi perhatian agar para peserta dapat memberikan pelayanan, penyuluhan, presentasi, dan sosialisasi secara lebih komunikatif serta persuasif.

Aspek pengelolaan diri turut menjadi bagian dari materi pelatihan. Para Polwan didorong untuk mampu menghadapi tekanan pekerjaan, mengendalikan emosi, dan mempertahankan sikap profesional dalam berbagai situasi.

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi peserta untuk mengenali potensi diri, mengembangkan kompetensi, serta mengambil peluang kepemimpinan di lingkungan organisasi.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan antusias. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan peserta selama sesi berlangsung. Suasana pelatihan juga dibuat lebih interaktif melalui permainan, kegiatan motivasi, dan ice breaking untuk mendukung proses pembelajaran.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim dosen Magister Psikologi USM berharap para Polwan dapat menerapkan teknik membangun kepercayaan diri, melakukan evaluasi diri, dan mengembangkan pola komunikasi positif dalam pekerjaan sehari-hari. Upaya tersebut diharapkan turut mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. (*)

Pos terkait