Jadi Tuan Rumah, Kota Semarang Targetkan Juara Umum Porprov Jateng 2026

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memakaikan jaket kepada atlet sebagai simbolis pelepasan atlet kontingen Kota Semarang ke Porprov Jateng di Halaman Balai Kota Semarang, Senin (19/10/2026). (Semarang Update/Foto telah diperjelas menggunakan ChatGPT)

SEMARANGUPDATE.COM – Kontingen Kota Semarang resmi dilepas untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.

Sebanyak 845 atlet disiapkan untuk mempertahankan gelar juara umum sekaligus mengejar target 190 medali emas.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengukuhkan dan melepas kontingen atlet Kota Semarang di halaman Balai Kota Semarang, Senin (19/10/2026) sore.

Pelepasan tersebut menjadi penanda kesiapan kontingen Kota Semarang menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi yang sekaligus menempatkan Semarang sebagai salah satu pusat penyelenggaraan Porprov Jateng XVII.

Agustina optimistis kontingen Kota Semarang mampu kembali menjadi juara umum seperti pada Porprov sebelumnya.

“Targetnya juara umum kepegang dan medalinya 190. Mudah-mudahan kita bisa mengulang sukses di tahun 2023,” kata Agustina.

Menurutnya, tantangan Kota Semarang pada Porprov kali ini cukup besar. Selain mempertahankan gelar juara umum, Semarang juga harus menjalankan tugas sebagai tuan rumah.

“Ini tugasnya ada dua berat semuanya, yang satu mempertahankan juara umum, yang kedua adalah menjadi tempat penyelenggaraan atau tuan rumah. Tapi saya kira KONI Kota Semarang sudah siap,” ujarnya.

Bonus Atlet Disiapkan

Agustina Wilujeng memastikan atlet yang berhasil mengharumkan nama Kota Semarang akan mendapatkan bonus.

Namun, besaran bonus belum ditentukan dan akan dianggarkan pada tahun anggaran berikutnya, yakni 2027.

“Untuk bonus atlet, pasti ada. Jumlahnya berapa itu ada ketentuannya. Akan dianggarkan oleh teman-teman di tahun berikutnya,” ujar Agustina.

Ia berharap para atlet dapat bertanding maksimal dan pulang membawa prestasi untuk Kota Semarang.

Meski target juara umum menjadi tujuan bersama, Agustina menegaskan setiap atlet yang bertanding telah menjadi juara karena berhasil mencapai tahap tersebut melalui proses panjang.

“Walaupun secara keseluruhan harus menjadi juara umum, bagi kami mereka yang hari ini bertempur, bertanding adalah para juara di bidangnya,” katanya.

845 Atlet Turun di 57 Cabor

Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, sebanyak 845 atlet akan memperkuat kontingen Kota Semarang.

Para atlet tersebut akan bertanding di 57 cabang olahraga (cabor) dengan sekitar 596 nomor pertandingan.

KONI Kota Semarang menargetkan perolehan 190 medali emas. Target tersebut meningkat dibandingkan capaian pada Porprov sebelumnya yang menghasilkan 186 emas, 138 perak, dan 137 perunggu.

Arnaz menegaskan target 190 emas bukan sekadar angka yang ditetapkan oleh KONI. Target tersebut dihitung berdasarkan pemetaan kekuatan masing-masing cabang olahraga serta potensi lawan.

“Jadi bukan sekadar kami memasang angka 190, namun dari hasil desk dan input dari masing-masing cabor melihat kekuatan mereka sendiri dan kekuatan calon lawan selama ini,” jelas Arnaz.

Andalkan Akuatik hingga Menembak

Sejumlah cabang olahraga diproyeksikan menjadi lumbung medali emas bagi Kota Semarang.

Cabor yang diharapkan menyumbang banyak emas antara lain akuatik, gimnastik, kempo, dan menembak.

Namun, KONI juga mengakui masih terdapat beberapa cabang olahraga yang menjadi titik perhatian karena dinilai memiliki tantangan lebih besar. Di antaranya sepak takraw, paralayang, sambo, dan anggar.

Untuk mendukung kondisi atlet selama pertandingan, KONI Kota Semarang menyiapkan 20 tenaga medis yang terdiri dari dokter dan perawat serta 16 masseur.

KONI juga menyediakan media centre di Stadion Tri Lomba Juang yang dilengkapi komputer dan fasilitas pendukung bagi wartawan yang membutuhkan data pertandingan. (*)

Pos terkait