SEMARANGUPDATE.COM – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengajak para orang tua segera membawa anak yang belum mendapatkan imunisasi polio ke fasilitas kesehatan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan perlindungan kepada anak dari ancaman penyakit polio.
Ajakan itu disampaikan Agustina saat menghadiri Rotary Fun Walk & Run #2 dalam rangka memperingati Hari Polio Sedunia di kawasan Awann Costa POJ Semarang, kemarin.
Dalam kegiatan tersebut, Agustina juga turut melakukan penetesan vaksin polio sebagai simbol dukungan terhadap upaya pencegahan penyakit yang dapat menyebabkan kelumpuhan tersebut.
Mengusung tema “Aksi Nyata Anda untuk Masa Depan Bebas Polio”, kegiatan yang digelar Rotary Area Semarang itu tidak hanya mengajak masyarakat menerapkan pola hidup aktif, tetapi juga menjadi bagian dari kampanye peningkatan kesadaran terhadap pentingnya vaksinasi polio.
Kegiatan tersebut menghadirkan jalan santai serta lari dengan kategori 3K, 5K, dan 10K. Selain aktivitas olahraga, kegiatan juga menggalang dana untuk mendukung program vaksinasi global dan pemantauan polio melalui PolioPlus yang dijalankan Rotary.
“Para orang tua yang anaknya belum vaksin polio harus segera membawa anaknya, karena vaksin tersedia di banyak tempat,” ujar Agustina, dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).
Pemkot Semarang Ajak Masyarakat Bersama Cegah Polio
Agustina menegaskan, pencegahan polio membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, khususnya orang tua dalam memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai kebutuhan.
Menurutnya, kesadaran orang tua menjadi salah satu kunci penting untuk menciptakan perlindungan bersama dari penyakit polio.
“Pemerintah Kota kalau sendirian tidak bisa,” katanya.
Karena itu, Agustina mengapresiasi keterlibatan Rotary dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendukung program vaksinasi polio.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan berbagai pihak lainnya dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak anak memperoleh perlindungan melalui imunisasi.
Pemkot Semarang Tanggung Iuran Kesehatan 180 Ribu Warga
Dalam kesempatan tersebut, Agustina juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Pemkot Semarang saat ini menanggung iuran jaminan kesehatan bagi sekitar 180.000 warga sebagai bagian dari upaya memastikan masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan.
“Kalau periksa sakit dan lain sebagainya, yang penting KTP-nya Semarang,” ujarnya.
Menurut Agustina, kemudahan akses layanan kesehatan menjadi bagian penting dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Kota Semarang juga meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori madya pada 2026.
Agustina menyebut capaian tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran tenaga kesehatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan, termasuk perawat, bidan, dan dokter, yang selama ini menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Kota Semarang.
Upaya memperluas cakupan imunisasi polio dan akses layanan kesehatan tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, perlindungan kesehatan anak sekaligus target mewujudkan generasi bebas polio dapat semakin kuat. (*)







