Barongsai Semarang Bidik 5 Emas di Porprov Jateng 2026, KONI Berharap Bisa Sapu Bersih

Barongsai Kota Semarang membidik minimal 5 emas pada debut Porprov Jateng 2026. KONI bahkan berharap atlet mampu menyapu bersih 10 nomor. (Semarang Update/M Zaenal)

SEMARANGUPDATE.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang menaruh harapan besar kepada Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Semarang untuk menyumbangkan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Barongsai menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) unggulan Kota Semarang meski baru pertama kali tampil dalam ajang Porprov. Dari 10 nomor yang dipertandingkan, FOBI Kota Semarang membidik sedikitnya lima medali emas.

Bacaan Lainnya

Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, bahkan berharap atlet Barongsai mampu memberikan hasil maksimal di seluruh nomor yang diikuti.

“Saya harapannya bisa sapu bersih. Saya melihat organisasi yang dikelola Mas Liluk (sapaan Ketua FOBI Kota Semarang, Wahyoe Winarto) dan teman-teman ini salah satu organisasi yang patut ditiru organisasi lain, dikelola secara profesional,” ujar Arnaz saat kegiatan Tilik Atlet, Rabu (23/9/2026) malam.

Menurut Arnaz, Barongsai Kota Semarang memiliki modal prestasi yang cukup kuat untuk menghadapi debutnya di Porprov Jateng 2026.

Sejumlah atlet asal Kota Semarang juga telah dipercaya memperkuat tim Jawa Tengah dalam berbagai kompetisi.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan KONI Kota Semarang dalam menempatkan Barongsai sebagai cabor yang diharapkan mampu menyumbangkan medali bagi kontingen Kota Semarang.

FOBI Semarang Targetkan Minimal 5 Emas

Ketua FOBI Kota Semarang, Wahyoe Winarto, mengatakan persiapan menghadapi Porprov Jateng 2026 terus dimatangkan. Intensitas latihan ditingkatkan dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing nomor pertandingan.

“Target kita perolehan emas sebanyak-banyaknya. Kalau realistis, dari 10 nomor yang dilombakan, paling tidak lima ke atas,” kata Wahyoe.

Sebanyak 27 hingga 30 personel dipersiapkan untuk memperkuat tim Barongsai Kota Semarang. Para atlet juga terus menjalani latihan intensif menjelang pelaksanaan Porprov.

Wahyoe menyebut sejumlah daerah seperti Solo, Kudus, Tegal, dan Rembang menjadi pesaing yang perlu diwaspadai. Kendati demikian, ia tetap optimistis dengan peluang timnya.

Kepercayaan diri tersebut salah satunya ditopang hasil kompetisi sebelumnya. Dalam salah satu kejuaraan yang diikuti, Barongsai Kota Semarang berhasil membawa pulang tiga medali emas dan satu perak.

Latihan Hampir Setiap Hari

Pelatih Barongsai Kota Semarang, Robert, mengatakan persiapan intensif dilakukan sepanjang September. Para atlet menjalani latihan hampir setiap hari untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membangun kekompakan tim.

“Senin sampai Jumat kita tidak pernah off, selalu latihan. Bulan depan kita akan menambah sesi latihan di hari Minggu,” ujar Robert.

Menurutnya, kekompakan menjadi salah satu faktor penting dalam nomor Barongsai. Dua atlet yang berada dalam satu kostum harus memiliki chemistry yang kuat agar setiap gerakan dapat dilakukan secara presisi.

Karena itu, pergantian pasangan atlet secara mendadak menjelang pertandingan bukan perkara mudah. Atlet membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk membangun koordinasi dan chemistry.

“Kalau di sisi Barongsai itu memang olahraga harus dua orang. Mereka harus punya chemistry. Kalau pergantian di akhir-akhir tidak bisa, karena ini sudah latihan berbulan-bulan,” jelasnya.

Nomor Naga Kecepatan Jadi Andalan

Robert menilai seluruh nomor yang diikuti Barongsai Kota Semarang memiliki peluang untuk meraih medali. Salah satu nomor yang mendapat perhatian khusus adalah naga kecepatan.

Pada nomor tersebut, catatan waktu tim Semarang disebut sudah mendekati capaian terbaik di level nasional.

Tim Kota Semarang mampu mencatat waktu sekitar 45 detik, sedangkan patokan juara pertama pada PON berada di kisaran 43 detik.

“Di kategori naga kecepatan, patokan di PON itu juara satunya 43 detik. Kita sudah bisa 45 detik, selisih dua detik,” katanya.

Dengan persiapan yang terus digenjot, Barongsai Kota Semarang kini bersiap menjalani debut di Porprov Jateng 2026.

Target minimal lima medali emas menjadi sasaran yang diusung FOBI Kota Semarang sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat perjuangan kontingen Kota Semarang dalam mempertahankan prestasi di ajang olahraga tingkat Jawa Tengah tersebut. (*)

Pos terkait