SEMARANGUPDATE.COM – Targetnya hanya tiga medali emas. Hasilnya? Lima emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Judo Kota Semarang benar-benar tampil di luar dugaan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Semarang, Dimas Aribowo, tak bisa menyembunyikan rasa bangga.
Menurutnya, capaian ini jauh melampaui target yang sudah dicanangkan pengurus.
“Untuk perolehan cabor judo pada Porprov tahun ini kita sudah mencapai target. Target pertama adalah tiga medali emas,” kata Dimas, dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).
Target tiga emas itu bukan tanpa alasan. Skuad Judo Kota Semarang pada Porprov kali ini jauh lebih ramping dibanding Porprov sebelumnya di Pati Raya.
Jika di Pati mereka membawa 16 personel, di Porprov Semarang Raya yang digelar di Salatiga ini mereka hanya membawa 10 personel.
Namun dengan 10 atlet itulah, yang terdiri dari pemain perorangan, kata, dan beregu, Judo Kota Semarang justru tampil menggila.
Lima medali emas itu dipersembahkan dari nomor kata putra, kata putri, Jessica di nomor perorangan minus 63 kilogram, Stefan di nomor perorangan minus 66 kilogram, dan Christian di kategori perorangan minus 73 kilogram.
“Dengan 10 tim yang terdiri dari pemain perorangan, kata dan pemain beregu, kita bisa berhasil memperoleh lima medali emas, satu perak, dan tiga medali perunggu,” ujar Dimas.
Dimas menyebut, hasil ini sangat memuaskan bagi pengurus. Apalagi, para atlet sudah menjalani pemusatan latihan (TC) secara intensif sejak selesai Porprov Pati Raya, dengan dukungan program dari KONI Kota Semarang.
“Untuk di Porprov ini kami cukup bangga dan puas karena anak-anak sudah intensif TC dari selesai Pati Raya kita langsung melaksanakan TC dan di support oleh program dari KONI, sehingga lima emas bagi kami pada Porprov ini puas dan bangga,” katanya.
Namun di balik pesta medali itu, ada kisah haru yang membuat Dimas semakin bangga. Pada nomor mixed team atau beregu campuran, tiga pemain pertama Judo Kota Semarang mengalami cedera pasca bertanding di nomor perorangan.
Setelah berdiskusi dengan KONI, pengurus, dan tim pelatih, keselamatan atlet menjadi prioritas utama. Judo Kota Semarang pun akhirnya hanya bisa mempersembahkan medali perunggu di nomor mixed team.
Padahal di Porprov Pati sebelumnya, mereka meraih medali perak untuk beregu putra dan perunggu untuk beregu putri.
“Dan di Porprov kali ini hanya di pertandingan mixed team atau beregu campuran. Dan bagi saya medali perunggu sudah layak dan sudah lebih dari cukup, tim judo Kota Semarang bisa mempersembahkan medali perunggu dengan skuad tim yang tiga pemain pertama kita cedera,” ucap Dimas.
Prestasi Judo Kota Semarang di bawah kepemimpinan Dimas sejak 2023 juga tidak berhenti di Porprov.
Tiga pemainnya pernah tampil di PON Aceh untuk kelas kata. Christian Hadi bahkan tampil di PON Aceh dan membawa pulang dua medali perunggu dan satu medali perak.
Terakhir, pada 2025, atlet Judo Kota Semarang bertanding di PON Bela Diri Kudus dan berhasil meraih dua medali perak dan satu medali emas.
Kini, dengan lima emas Porprov Jateng 2026, Judo Kota Semarang kembali menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan judo yang patut diperhitungkan di Jawa Tengah. (*)







