SEMARANGUPDATE.COM – Ruang kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI) An-Nur yang berada di Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, mengalami kerusakan setelah bagian atap bangunan roboh pada Selasa sore, 16 Juni 2026.
Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerusakan yang terjadi menyebabkan kerugian materiil dan mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.
Sebagai tindak lanjut, sehari setelah kejadian aparat bersama pemerintah kelurahan melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk melihat kondisi bangunan yang terdampak.
Peninjauan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Penggaron Kidul Aipda Asep Wibowo didampingi Sekretaris Kelurahan Herlambang serta Kasi Pembangunan Henny Sofa.
Dalam kesempatan itu, pihak sekolah diminta segera mengamankan area sekitar reruntuhan agar tidak membahayakan siswa, guru, maupun warga yang berada di lingkungan sekolah.
“Keselamatan siswa, guru, dan masyarakat harus menjadi prioritas,” katanya.
Selain meninjau lokasi, Aipda Asep turut mengikuti rapat koordinasi yang digelar di Aula MI An-Nur.
Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Kementerian Agama Kota Semarang Muhtasit, perwakilan KUA, tokoh Nahdlatul Ulama (NU), pengurus yayasan, pihak sekolah, serta perangkat kelurahan.
Rapat tersebut membahas langkah-langkah percepatan perbaikan bangunan yang mengalami kerusakan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.
Dalam pertemuan itu disepakati sejumlah tindak lanjut, di antaranya pihak sekolah akan mengajukan proposal renovasi kepada Kementerian Agama Kota Semarang.
Selain itu, Kemenag Kota Semarang akan berkoordinasi dengan Baznas Kota Semarang untuk mengupayakan bantuan renovasi bangunan sekolah.
Sementara itu, Yayasan MI An-Nur menyatakan kesiapannya memberikan dukungan dana sebesar Rp50 juta dalam bentuk pinjaman guna membantu proses perbaikan atap yang roboh.
Aipda Asep mengapresiasi komitmen dan kerja sama berbagai pihak dalam menangani permasalahan tersebut.
“Koordinasi dan kebersamaan sangat penting agar proses penanganan berjalan cepat dan kegiatan pendidikan kembali berlangsung aman dan nyaman. Polri siap mendukung serta mengawal terciptanya situasi kondusif selama renovasi,” ujarnya.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, proses renovasi diharapkan dapat segera direalisasikan sehingga fasilitas pendidikan di MI An-Nur kembali aman dan dapat digunakan secara optimal. (*)







