SEMARANGUPDATE.COM – Pemerintah Kota Semarang mendukung rencana Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan normalisasi saluran air di kawasan Kaligawe.
Proyek sepanjang sekitar empat kilometer ini ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas aliran air sekaligus mengurangi risiko banjir saat musim penghujan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyambut positif rencana normalisasi saluran yang membentang dari kawasan Terboyo hingga perbatasan Kota Semarang dengan Kabupaten Demak tersebut.
Sebagai bentuk dukungan terhadap proyek itu, Pemkot Semarang mulai menyiapkan area pekerjaan dengan melakukan pembongkaran terhadap 57 pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan eks Terminal Terboyo hingga sepanjang saluran Jalan Kaligawe, Selasa (3/11/2026).
Agustina mengatakan, normalisasi saluran merupakan salah satu langkah penting untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di kawasan Kaligawe yang kerap menghadapi persoalan genangan ketika curah hujan meningkat.
Menurutnya, penanganan banjir membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan optimal.
“Penanganan banjir membutuhkan kerja bersama. Kami mendukung rencana Kementerian PU melakukan normalisasi saluran Kaligawe. Upaya ini penting untuk memperbaiki fungsi saluran dan mengurangi potensi luapan air saat musim penghujan,” ujar Agustina, dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).
Agustina berharap normalisasi saluran Kaligawe dapat memberikan dampak nyata terhadap upaya pengendalian banjir.
Selain mengurangi potensi genangan, perbaikan infrastruktur tersebut juga diharapkan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan perekonomian di kawasan Kaligawe.
Kepala Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir, menjelaskan bahwa pembongkaran PKL dilakukan bersama Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Kecamatan Genuk.
Sebelum penertiban dilakukan di lapangan, pemerintah telah lebih dahulu menyampaikan sosialisasi kepada para pedagang mengenai rencana pekerjaan normalisasi tersebut.
Penyiapan area saluran ditargetkan selesai pada pekan ini sehingga pelaksanaan proyek dapat dimulai sesuai jadwal yang telah direncanakan.
Sementara itu, Kementerian PU menjadwalkan pekerjaan fisik normalisasi saluran Kaligawe mulai pekan depan. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026.
Adapun pekerjaan yang dilakukan mencakup pengerukan endapan lumpur, pembersihan sampah, serta penguatan pondasi di sisi kiri dan kanan saluran.
Melalui langkah tersebut, kapasitas saluran diharapkan meningkat sehingga aliran air menjadi lebih lancar dan mampu menampung debit air lebih baik, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Semarang. (*)







