SEMARANGUPDATE.COM – Kontingen Wushu Kota Semarang langsung menunjukkan performa impresif pada hari pertama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Turun di nomor taolu, para atlet berhasil mengoleksi tiga medali emas, dua perak, dan satu perunggu.
Pertandingan berlangsung di Gedung Tenis Indoor Kridanggo, Salatiga, Selasa (27/10/2026).
Torehan tersebut sekaligus melampaui target awal Pengkot Wushu Kota Semarang yang sebelumnya mematok dua medali emas pada hari pertama.
Tiga medali emas Semarang masing-masing disumbangkan Darren Lionel Gunawan, Dessy Wulandari Emmylia, dan Mikael Nugroho Wibisono.
Darren membuka keran emas Kota Semarang dari nomor Changquan Putra setelah mencatat skor 9,450.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu kejutan karena sebelumnya Darren hanya diproyeksikan masuk podium.
Emas berikutnya diraih Dessy Wulandari Emmylia dari nomor Changquan Putri. Ia tampil konsisten dan mengumpulkan nilai 9,630 untuk menempati posisi teratas.
Sementara itu, emas ketiga dipersembahkan Mikael Nugroho Wibisono melalui nomor Nanquan Putra dengan skor 9,630.
Selain tiga emas, kontingen Wushu Kota Semarang juga mengamankan dua medali perak.
Jasmine Felicia Hartono meraih perak pada nomor Nanquan Putri dengan skor 9,566, sedangkan Angelica Calista Putri Julianto menjadi runner-up di nomor Taijiquan Putri.
Satu medali perunggu melengkapi raihan hari pertama. Medali tersebut diraih Felix Jayadi Tjondrodihardjo dari nomor Taijiquan Putra dengan skor 9,436.
Darren Jadi Kejutan, Felix Buktikan Potensi Atlet Muda
Ketua Pengkot Wushu Kota Semarang, Heru Setyabudi, menyebut raihan enam medali tersebut menjadi awal positif bagi perjuangan tim di Porprov Jateng 2026.
Menurutnya, salah satu hasil yang berada di luar perkiraan adalah keberhasilan Darren merebut emas Changquan Putra.
Heru sebelumnya hanya memproyeksikan Darren untuk menembus podium. Namun, kesalahan yang dilakukan salah satu pesaing utama membuka peluang bagi atlet Semarang tersebut untuk meraih posisi teratas.
“Untuk pertandingan hari ini, semua nomor yang dipertandingkan Alhamdulillah sesuai dengan target yang kami bidik. Ada sedikit kejutan di Changquan Putra karena sebenarnya tidak diprediksi bisa meraih emas, hanya ukurannya masuk podium, tapi bukan emas,” ujar Heru.
Kejutan lain datang dari Felix. Atlet muda tersebut mampu bersaing dengan atlet yang lebih matang dan mengamankan medali perunggu.
Menurut Heru, keikutsertaan atlet muda menjadi bagian dari strategi regenerasi Wushu Kota Semarang. Sekitar 80 persen atlet yang diturunkan pada Porprov kali ini merupakan atlet muda.
“Secara level sebetulnya belum siap untuk Porprov, tapi kami uji coba di Porprov ini, Alhamdulillah bisa dapat perunggu,” katanya.
Bidik Lima Emas di Porprov Jateng 2026
Meski sudah mengumpulkan enam medali, Pengkot Wushu Kota Semarang belum ingin berpuas diri. Sejumlah nomor masih menjadi sasaran untuk menambah koleksi emas.
Beberapa di antaranya adalah Jianshu + Qiangshu, Nandao + Nangun, serta nomor sanda.
Pada nomor sanda, Kota Semarang membidik medali dari kelas 48 kilogram putri dan 65 kilogram putra.
Heru menilai peluang untuk menambah medali masih terbuka, asalkan para atlet mampu tampil maksimal ketika bertanding.
“Di luar nomor-nomor tersebut kami berupaya juga untuk mengejar yang lainnya karena melihat peta mestinya masih ada peluang, tinggal bagaimana nanti di arena,” ungkapnya.
Dengan komposisi tim yang didominasi atlet muda, Pengkot Wushu Kota Semarang menargetkan lima medali emas pada Porprov XVII Jateng 2026.
Target tersebut diharapkan dapat menyamai bahkan melampaui pencapaian Kota Semarang pada Porprov 2023.
Heru menegaskan, keikutsertaan atlet muda dalam Porprov tidak semata-mata mengejar hasil akhir.
Ajang tersebut juga menjadi bagian dari investasi pembinaan untuk membangun kekuatan Wushu Kota Semarang menghadapi berbagai kompetisi pada masa mendatang.
Dengan modal tiga emas pada hari pertama, kontingen Wushu Kota Semarang kini memiliki peluang untuk terus menambah pundi-pundi medali sekaligus menjaga target lima emas hingga seluruh pertandingan berakhir. (*)







