SEMARANGUPDATE.COM – Atlet senam artistik Kota Semarang, Saddam Dwi Wira Yudha, tampil gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
Ia sukses memborong lima medali emas sekaligus dari cabang olahraga gymnastik artistik di Gymnasium Hall Pati.
Lima medali emas tersebut menjadi bukti konsistensi Saddam dalam menjaga performanya di ajang olahraga tingkat Jawa Tengah.
Ia meraih emas dari nomor beregu putra, all-around putra, kuda pelana, meja lompat, dan palang tunggal.
Capaian tersebut sekaligus melampaui hasil yang diraihnya pada Porprov Jateng 2023. Saat itu, Saddam mengoleksi empat medali, sedangkan pada Porprov Jateng 2026 ia mampu meningkatkan prestasinya dengan mengamankan lima medali emas.
Saddam mengaku senang sekaligus bangga dengan pencapaian yang diraihnya bersama kontingen Kota Semarang.
Ia juga memberikan apresiasi kepada rekan-rekan atlet, pelatih, dan pengurus yang telah memberikan dukungan sejak masa persiapan hingga pertandingan.
“Saya senang dan bangga dengan teman-teman saya. Terima kasih juga kepada pelatih dan pengurus yang sudah mendukung selama ini,” ujar Saddam saat dihubungi, Sabtu (24/10/2026).
Lima Emas Sesuai Target
Saddam mengatakan, raihan lima medali emas tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelum mengikuti Porprov Jateng 2026.
Menurutnya, target tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan pencapaian dibandingkan penampilan pada Porprov sebelumnya.
“Sesuai target karena saya ingin lebih dari tahun sebelumnya,” katanya.
Dalam persaingan di nomor-nomor senam artistik, Saddam menyebut sejumlah atlet dari daerah lain menjadi pesaing yang patut diperhitungkan. Atlet dari Pati, Karanganyar, dan Brebes dinilai memberikan persaingan cukup ketat.
Meski demikian, Saddam menilai tantangan terbesar justru datang dari dirinya sendiri. Menjaga konsistensi dan performa selama pertandingan menjadi kunci untuk bisa meraih hasil maksimal.
“Lawan paling susah dari Pati, Karanganyar, dan Brebes. Namun, lebih ke performa diri sendiri,” ujarnya.
Adaptasi Suhu Jadi Tantangan
Selain persaingan, kondisi tempat pertandingan juga menjadi tantangan tersendiri bagi Saddam.
Ia harus beradaptasi dengan suasana dan suhu di lokasi pertandingan yang menurutnya terasa lebih panas dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Beda suhu aja sih kendalanya. Kemarin lebih panas,” ungkapnya.
Meski menghadapi kondisi tersebut, Saddam mampu menjaga konsentrasi hingga menyelesaikan seluruh nomor yang diikutinya dengan hasil maksimal.
Lima emas yang diraihnya pun menjadi tambahan penting bagi perolehan medali Kota Semarang di Porprov Jateng 2026.
Bersiap Ikuti PPG dan Pra-PON
Di luar aktivitas sebagai atlet, Saddam merupakan mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Setelah rangkaian pertandingan Porprov Jateng 2026 selesai, ia berencana melanjutkan kegiatan akademik dengan mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) prajabatan.
Setelah itu, Saddam akan kembali fokus menjalani persiapan menghadapi kompetisi berikutnya, termasuk Pra-PON di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Habis ini mau ambil PPG dulu lalu persiapan Pra-PON di NTT-NTB,” tuturnya.
Prestasi di Porprov Jateng 2026 semakin memperkuat rekam jejak Saddam sebagai salah satu atlet senam artistik andalan Kota Semarang. Sebelumnya, ia juga berhasil meraih medali perak nomor kuda pelana pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.
Sementara pada Porprov Jateng 2023, Saddam meraih medali emas nomor kuda pelana, gelang-gelang, dan meja lompat, serta medali perak dari nomor perseorangan serba bisa.
Dengan tambahan lima emas di Porprov Jateng 2026, Saddam kini menatap tantangan berikutnya dengan target mempertahankan performa dan meningkatkan prestasi di level yang lebih tinggi. (*)







