SEMARANGUPDATE.COM, DEMAK – Kota Semarang berhasil menjadi juara umum cabang olahraga (cabor) drumband pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Kontingen Kota Semarang mengoleksi 4 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu.
Penghormatan kepada para pemenang atau upacara penghormatan pemenang (UPP) digelar di Stadion Sultan Fatah, Kabupaten Demak, Sabtu (24/10/2026).
Prosesi tersebut dipimpin Ketua Pengprov Persatuan Drumband Indonesia (PDBI) Jawa Tengah, Dyah Kartika Permanasari.
Penanggung jawab Cabor Drumband Kota Semarang, Anang Budi Utomo, mengaku bersyukur atas capaian yang diraih para atlet.
Menurutnya, hasil tersebut menjadi prestasi yang patut diapresiasi sekaligus bahan evaluasi untuk menghadapi berbagai kejuaraan berikutnya.
“Tentu dengan perolehan ini, patut kita berbangga hati. Ini patut kita syukuri, sekaligus evaluasi bersama untuk event-event yang akan datang,” kata Anang.
Empat medali emas Kota Semarang pada Porprov Jateng 2026 masing-masing diraih dari nomor Lomba Ketahanan dan Ketepatan Berbaris (LKKB) 6.000 meter putra, LKKB 6.000 meter putri, Lomba Berbaris Jarak Pendek (LBJP) 600 meter putra, dan LBJP 600 meter putri.
Sementara itu, medali perak diperoleh dari nomor LBJP 400 meter putri. Adapun satu medali perunggu diraih melalui nomor LBJP 800 meter putra.
Anang mengatakan, torehan medali Kota Semarang sebenarnya masih berpeluang bertambah. Namun, peluang tersebut terbatas karena adanya aturan yang membatasi setiap atlet hanya dapat mengikuti maksimal tiga nomor lomba.
“Karena itu sudah kebijakan dari KONI Jateng berdasarkan masukan dari KONI kabupaten dan kota, kita tentu menghargai. Jadi kondisi apapun kita hadapi, dan ini adalah hasil maksimal yang kita peroleh,” ujarnya.
Dengan raihan tersebut, Kota Semarang berhasil menempatkan diri sebagai juara umum cabor drumband Porprov Jateng 2026.
Anang meminta para atlet Kota Semarang tidak berhenti berlatih setelah meraih prestasi di Porprov Jateng 2026.
Bagi atlet yang berhasil membawa pulang medali emas, ia berpesan agar prestasi tersebut dapat dipertahankan. Sementara bagi atlet yang meraih medali perak dan perunggu, Anang meminta mereka tidak berkecil hati dan terus meningkatkan kemampuan.
“Teruslah berlatih untuk menyongsong event-event selanjutnya sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” pesannya.
Ketua Pengprov PDBI Jawa Tengah, Dyah Kartika Permanasari, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan cabor drumband Porprov Jateng 2026.
Apresiasi diberikan kepada para juri, panitia pelaksana, serta seluruh kontingen yang telah mendukung jalannya pertandingan hingga berlangsung lancar.
“Kami tentunya menyampaikan selamat kepada para pemenang, tapi jangan berpuas diri. Siapkan diri untuk menyongsong event di tingkat nasional, seperti Kejurnas, PON atau lainnya,” kata Tika.
Menurutnya, Porprov tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi proses pembinaan atlet.
Evaluasi tersebut penting agar pembinaan atlet drumband di Jawa Tengah semakin baik dan mampu menghasilkan prestasi di level yang lebih tinggi.
Tika berharap para atlet yang tampil di Porprov Jateng 2026 dapat terus berkembang sehingga nantinya mampu mengharumkan nama Jawa Tengah pada berbagai kompetisi nasional. (*)







