DPU Semarang Tuntaskan Pengerukan 33 Sungai dan Siagakan Ratusan Pompa Hadapi Musim Hujan

DPU Semarang Tuntaskan Pengerukan 33 Sungai dan Siagakan Ratusan Pompa Hadapi Musim Hujan
DPU Semarang Tuntaskan Pengerukan 33 Sungai dan Siagakan Ratusan Pompa Hadapi Musim Hujan

SEMARANGUPDATE.COM – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang terus mempersiapkan infrastruktur pengendalian banjir menjelang puncak musim hujan. Berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi risiko genangan, mulai dari pengerukan sungai hingga memastikan kesiapan pompa air di sejumlah wilayah rawan banjir.

Hingga pertengahan Oktober 2026, DPU telah menyelesaikan pengerukan sedimentasi di 33 sungai yang tersebar di kawasan Semarang bagian barat, timur, dan tengah. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk memperlancar aliran air serta meningkatkan kapasitas sungai dalam menampung debit air saat hujan deras.

Bacaan Lainnya

Kepala DPU Kota Semarang Suwarto mengatakan, pengerukan telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Meski sebagian besar pekerjaan rampung, masih ada lima sungai yang proses pengerukannya belum selesai, termasuk Kali Sier di wilayah Genuk dan Kali Semarang.

“Kami sudah beberapa bulan ini melakukan pengerukan saluran. Sampai saat ini tercatat ada 33 sungai yang sudah dikeruk di wilayah timur, barat, dan tengah. Masih ada lima sungai yang sedang dalam proses pengerukan, di antaranya Kali Sier di daerah Genuk dan Kali Semarang. Kami berupaya menuntaskan semuanya sebelum musim hujan nanti,” kata Suwarto di Semarang, Senin, 19 Oktober 2026.

Selain membersihkan sedimentasi sungai, DPU juga menyiapkan berbagai peralatan untuk menangani genangan. Ratusan pompa air telah disiagakan agar dapat segera digunakan ketika terjadi peningkatan debit air di kawasan rawan banjir.

Peralatan yang disiapkan terdiri atas 139 pompa statis di rumah pompa, 139 pompa portabel yang dapat dipindahkan sesuai kebutuhan, serta enam unit pompa mobil untuk mendukung penanganan darurat. Seluruh peralatan tersebut dipersiapkan guna mempercepat penyedotan air ketika genangan muncul.

Suwarto memastikan sebagian besar mesin pompa dalam kondisi baik dan siap digunakan. Sementara itu, satu pompa berukuran besar di Kali Semarang masih menjalani perbaikan yang kini telah memasuki tahap akhir.

“Insyaallah ratusan pompa dalam kondisi baik. Cuma di Kali Semarang ada perbaikan satu unit pompa karena ukurannya besar sehingga memakan waktu. Namun saat ini sudah tahap finishing dan insyaallah pada awal November nanti sudah ready serta bisa langsung difungsikan,” terangnya.

Dalam mengantisipasi banjir, DPU masih memprioritaskan kawasan Semarang bagian timur, terutama wilayah di sebelah timur Banjir Kanal Timur (BKT). Kawasan tersebut menjadi perhatian karena kerap mengalami genangan saat hujan dengan intensitas tinggi.

Untuk mempercepat surutnya air, DPU bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana guna meningkatkan kapasitas penyedotan pompa di sejumlah titik. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi genangan yang selama ini terjadi di wilayah timur Kota Semarang.

“Fokus kita masih seperti tahun kemarin di wilayah timur, dari BKT ke arah timur karena sebagian besar banjir ada di sana. Namun melalui kolaborasi dengan pusat dalam hal ini BBWS, sedikit demi sedikit genangan akan kita kurangi,” ungkapnya.

Peningkatan kapasitas pompa yang dikerjakan BBWS Pemali Juana mencakup enam lokasi, yakni Rumah Pompa Kali Tenggang, Kali Sringin, Gebangsari, Waru, Muktiharjo Kidul, dan Kandang Kebo.

DPU Kota Semarang berharap pengerukan sungai, kesiapan pompa, serta kerja sama dengan BBWS dapat memperkuat penanganan banjir sehingga seluruh fasilitas mampu beroperasi optimal ketika curah hujan tinggi melanda kota. (*)

Pos terkait