Perkuat Ekonomi Nelayan, FE USM Gelar Pelatihan Pembukuan Sederhana

Perkuat Ekonomi Nelayan, FE USM Gelar Pelatihan Pembukuan Sederhana
Perkuat Ekonomi Nelayan, FE USM Gelar Pelatihan Pembukuan Sederhana

SEMARANGUPDATE.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (USM) memberikan pelatihan pengelolaan keuangan kepada kelompok nelayan di Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan nelayan dalam mengelola pendapatan usaha tangkap ikan melalui pembukuan sederhana.

Bacaan Lainnya

Tim pengabdian dipimpin oleh Febrina Nafasati Prihantini, SE, MSi, Akt, dengan anggota Dr. Dian Indu Dewi, SE, MSi, Akt, Alfa Vivianita, SE, MSi, dan Anantya Roestanto, SE, MM.

Dalam kegiatan tersebut, para nelayan diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan keuangan sebagai langkah untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran usaha secara lebih teratur.

Pelatihan ini juga menjadi upaya untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat pesisir yang selama ini menghadapi ketidakpastian pendapatan akibat kondisi cuaca dan fluktuasi hasil tangkapan ikan.

Ketua tim pengabdian, Febrina Nafasati Prihantini, menjelaskan bahwa nelayan skala kecil sering menghadapi tantangan dalam mengatur keuangan karena penghasilan yang tidak menentu.

Kondisi tersebut membuat mereka rentan mengalami kesulitan finansial apabila tidak didukung dengan pengelolaan keuangan yang baik.

Melalui penyuluhan ini, nelayan diperkenalkan pada teknik pembukuan sederhana yang dapat digunakan untuk mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran usaha.

Dengan pencatatan yang tertata, nelayan diharapkan mampu mengetahui kondisi keuangan usahanya secara lebih akurat dan dapat mengambil keputusan yang tepat dalam mengelola hasil tangkapan.

Materi yang disampaikan meliputi pentingnya pembukuan bagi nelayan, berbagai tantangan dalam mengelola keuangan usaha perikanan tangkap, serta cara menerapkan pengelolaan keuangan yang baik melalui pencatatan sederhana.

Tim pengabdian berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman nelayan mengenai pentingnya pengelolaan keuangan dan mendorong terciptanya ketahanan ekonomi keluarga nelayan.

Dengan kemampuan mengelola keuangan yang lebih baik, para nelayan diharapkan dapat menghadapi ketidakpastian pendapatan serta meningkatkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan. (*)

Pos terkait