SEMARANGUPDATE.COM – Usianya baru 13 tahun, tetapi Syifa Az-Zahra mampu menunjukkan mental juara di arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Lifter muda Kota Semarang itu berhasil merebut medali emas nomor 48 kilogram putri cabang olahraga (cabor) Angkat Besi.
Syifa menjadi yang terbaik setelah mencatatkan total angkatan 125 kilogram pada pertandingan yang berlangsung di Gedung Graha Sari Gayamsari, Semarang, Sabtu (24/10/2026).
Penampilan Syifa menjadi salah satu perhatian pada hari pertama pertandingan angkat besi Porprov Jateng 2026.
Meski sempat gagal pada angkatan ketiga snatch 60 kilogram, pelajar kelas VIII tersebut tetap mampu menjaga posisinya di puncak.
Syifa mencatatkan angkatan terbaik 55 kilogram pada snatch. Ia kemudian tampil lebih konsisten pada tiga kesempatan clean and jerk dengan masing-masing angkatan 60 kilogram, 65 kilogram, dan 70 kilogram.
Kombinasi tersebut membuat Syifa mengamankan total angkatan 125 kilogram sekaligus membawa pulang medali emas untuk kontingen Kota Semarang.
Medali perak nomor 48 kilogram putri diraih lifter Kabupaten Kendal, Naraya Ayu Fadra, dengan total angkatan 112 kilogram, hasil dari 49 kilogram snatch dan 63 kilogram clean and jerk.
Sementara itu, Aisyah Syifa Az Zahra dari Kabupaten Grobogan meraih medali perunggu dengan total angkatan 111 kilogram, masing-masing 50 kilogram snatch dan 61 kilogram clean and jerk.
Akui Penampilan Belum Maksimal
Meski berhasil menjadi juara, Syifa mengakui penampilannya di Porprov Jateng 2026 belum maksimal. Kondisi fisik menjadi salah satu kendala yang dirasakannya selama pertandingan.
“Badan lemes dan perut sakit jadi kurang maksimal. Sebenarnya angkatan terbaik 61 dan 76 kg, tapi hasil ini tetap membanggakan dan harus disyukuri,” ujar Syifa.
Dengan usianya yang masih sangat muda, pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi Syifa untuk mengembangkan kariernya di cabang olahraga angkat besi.
Pelatih Angkat Besi Kota Semarang, Diah Ayu Permatasari, mengapresiasi kerja keras dan kedisiplinan para atletnya. Menurut dia, Syifa merupakan atlet yang terus didorong untuk memiliki target prestasi jangka panjang.
“Ini buah kerja keras dan disiplin atlet. Syifa memang terus kami dorong untuk target-target jangka panjang,” kata Diah.
Selain Syifa, Kota Semarang juga mendapatkan tambahan medali dari nomor 53 kilogram putri.
Elizabeth Vania berhasil meraih medali perunggu setelah mencatatkan total angkatan 105 kilogram, yang berasal dari 45 kilogram snatch dan 60 kilogram clean and jerk.
Emas nomor tersebut menjadi milik Siti Nafisatul Hariroh dari Kabupaten Blora dengan total angkatan 145 kilogram, sedangkan Ida Apri Astuti dari Banyumas meraih medali perak dengan total angkatan 120 kilogram.
Diah memberikan apresiasi khusus kepada Elizabeth. Sebab, lifter berusia 26 tahun tersebut terbilang baru menekuni olahraga angkat besi, tetapi sudah mampu menunjukkan performa yang membuahkan medali di level Porprov.
“Khusus untuk Elizabeth ini luar biasa, karena dia sebenarnya terhitung baru menekuni angkat besi dan bisa berprestasi,” tutur Diah yang juga akan tampil sebagai atlet pada Porprov Jateng 2026.
Raihan Syifa dan Elizabeth menambah koleksi medali Kota Semarang sekaligus menunjukkan regenerasi atlet angkat besi di Kota Lunpia mulai menunjukkan hasil. (*)







