SEMARANGUPDATE.COM – Tim sepak bola Kota Semarang memastikan tiket semifinal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Surakarta di Stadion Citarum, Sabtu (24/10/2026).
Hasil ini cukup untuk mengantarkan Semarang ke babak empat besar berkat keunggulan selisih gol atas Kabupaten Demak.
Kepastian tersebut diraih setelah Semarang dan Demak sama-sama mengoleksi empat poin di klasemen.
Demak sendiri bermain imbang 1-1 saat menghadapi Kudus. Namun, keunggulan selisih gol membuat Kota Semarang berhak melanjutkan perjuangan di semifinal sepak bola Porprov Jateng 2026.
Pelatih tim sepak bola Porprov Kota Semarang, M Dhofir, bersyukur anak asuhnya mampu memenuhi target lolos ke semifinal.
Meski gagal mencetak gol saat menghadapi Surakarta, ia menilai para pemain cukup mampu mengendalikan jalannya pertandingan.
“Alhamdulillah, kita bisa lolos. Kalau dilihat dari permainan, anak-anak hampir bisa mengendalikan pertandingan. Hanya saja, penyelesaian akhir masih perlu diperbaiki agar peluang yang didapat bisa menjadi gol,” ujar Dhofir.
Menurutnya, efektivitas penyelesaian akhir menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
Hal itu penting agar peluang yang tercipta pada pertandingan berikutnya dapat dikonversi menjadi gol.
Semarang Hadapi Banyumas di Semifinal
Setelah memastikan tempat di empat besar, tim sepak bola Kota Semarang kini bersiap menghadapi Kabupaten Banyumas pada babak semifinal Porprov Jateng 2026.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (26/10/2026) di Stadion Citarum, Semarang. Laga ini menjadi penentu bagi kedua tim untuk memperebutkan tiket ke partai final.
Dhofir menyebut waktu jeda akan dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi fisik pemain. Pasalnya, jadwal pertandingan yang cukup padat membuat para pemain harus menjaga kebugaran agar tetap mampu tampil optimal.
“Karena pertandingan berlangsung hampir setiap hari, kondisi fisik pemain tentu mengalami kelelahan. Karena itu, kami harus pintar-pintar melakukan rotasi. Tidak mungkin pemain dipaksakan bermain selama 90 menit dalam tiga pertandingan berturut-turut,” jelasnya.
Rotasi pemain menjadi salah satu strategi yang dipertimbangkan tim pelatih untuk menjaga keseimbangan tim sekaligus mengurangi risiko kelelahan menjelang pertandingan semifinal.
Evaluasi Fisik dan Penyelesaian Akhir
Selain pemulihan fisik, tim pelatih juga akan mengevaluasi kondisi para pemain melalui pemeriksaan kebugaran dan penanganan fisioterapi apabila diperlukan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pemain yang diturunkan menghadapi Banyumas benar-benar dalam kondisi siap bertanding.
“Sejauh ini tidak ada cedera serius yang perlu diwaspadai. Kami masih akan melihat kondisi terakhir pemain dan melakukan pengecekan agar diketahui siapa saja yang membutuhkan penanganan khusus,” kata Dhofir.
Tim pelatih juga akan memanfaatkan hasil evaluasi pertandingan melawan Surakarta untuk memperbaiki efektivitas serangan.
Dengan waktu persiapan yang tersedia, Semarang berharap dapat tampil lebih tajam dan menjaga konsistensi permainan saat menghadapi Banyumas.
Lolosnya Kota Semarang ke semifinal menjadi modal penting dalam perjuangan meraih prestasi di Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Kini, fokus tim beralih pada pemulihan kondisi pemain, pembenahan penyelesaian akhir, dan persiapan menghadapi laga penentu menuju final. (*)







