SEMARANGUPDATE.COM – Cabang olahraga (cabor) dansa Kota Semarang menunjukkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Bertanding di Hotel Metro Park View, Minggu (25/10/2026), tim dansa ibu kota Jawa Tengah berhasil membawa pulang tujuh medali.
Tujuh medali tersebut terdiri dari dua emas, empat perak, dan satu perunggu. Capaian ini menjadi modal penting bagi Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Kota Semarang untuk melanjutkan pembinaan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi.
Dua medali emas Kota Semarang diraih melalui nomor Solo 3 Dansa dan FFA Waltz.
Salah satu peraih emas, Amira Zada Makarim, mengaku bersyukur atas pencapaiannya di Porprov Jateng 2026.
Apalagi, ia harus tampil dalam kondisi yang tidak sepenuhnya ideal setelah sempat mengalami cedera paha sebelum pertandingan.
“Saya bersyukur sekali pada Porprov Jateng 2026 mendapatkan satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu,” ujar Amira.
Selain emas, Amira juga menyumbangkan medali perak dan perunggu untuk kontingen Kota Semarang.
Sementara itu, medali emas nomor FFA Waltz diraih pasangan Kanaya Fawzia dan Damar Handaru Setiawan.
Keduanya mengaku senang karena kerja keras selama menjalani latihan akhirnya berbuah prestasi.
“Tentunya senang banget karena upaya dan jerih payah kita dari awal latihan sampai sekarang terbayarkan,” ungkap Kanaya.
Empat Perak dan Satu Perunggu
Selain dua medali emas, tim dansa Kota Semarang juga mengamankan empat medali perak. Keempatnya diraih dari nomor Hiphop, Line Dance, FFA Tango, dan Pre Am Standart.
Sementara satu medali perunggu diperoleh melalui nomor Solo Elite.
Dengan raihan tersebut, cabor dansa menjadi salah satu penyumbang medali bagi kontingen Kota Semarang dalam perjuangan mempertahankan prestasi pada Porprov Jateng 2026.
Wakil Ketua IODI Kota Semarang, Dhian Prativi, memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang sepanjang pertandingan.
“Terima kasih kepada atlet yang sudah berjuang tanpa lelah, tanpa henti untuk mencapai yang terbaik,” kata Dhian.
Menurut Dhian, hasil yang diraih di Porprov Jateng 2026 harus menjadi pijakan untuk mempertahankan prestasi pada ajang berikutnya.
Tidak hanya itu, IODI Kota Semarang mulai menyiapkan atlet potensial untuk menembus level nasional.
Bidik PON 2029
Prestasi di Porprov Jateng 2026 menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang atlet dansa Kota Semarang.
IODI Kota Semarang menargetkan para atlet potensial dapat dipersiapkan untuk tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2029.
“Harapannya ke depan kita bisa mempertahankan prestasi di Porprov berikutnya dan mempersiapkan atlet kita untuk maju ke PON 2029,” pungkas Dhian.
Raihan dua emas, empat perak, dan satu perunggu menunjukkan potensi besar cabor dansa Kota Semarang.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan regenerasi atlet, prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi untuk melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di tingkat nasional. (*)







