SEMARANGUPDATE.COM – Cuaca di Kota Semarang pada Kamis (18/6/2026) diperkirakan berlangsung cerah hingga berawan sepanjang hari. Berdasarkan prakiraan terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca tersebut dinilai cukup mendukung berbagai aktivitas masyarakat, terutama yang dilakukan di luar ruangan.
Sejak pagi hingga sore, langit Semarang diprediksi didominasi cuaca cerah berawan.
Namun, suhu udara pada siang hari diperkirakan cukup tinggi sehingga cuaca akan terasa panas, terutama di kawasan perkotaan dan pesisir.
Pada pagi hari sekitar pukul 07.00 hingga 11.00 WIB, cuaca cerah berawan dengan suhu udara berkisar antara 26 hingga 30 derajat Celsius.
Kelembapan udara berada di angka sekitar 75 persen dengan angin bertiup lemah dari arah tenggara.
Memasuki siang hari, suhu udara diperkirakan meningkat dan mencapai puncaknya pada kisaran 33 hingga 34 derajat Celsius.
Angin dari arah utara menuju selatan berkecepatan sekitar 10 hingga 20 kilometer per jam diprediksi membantu mengurangi rasa gerah di area terbuka.
Menjelang sore, suhu udara mulai turun ke kisaran 29 derajat Celsius. Awan tipis diperkirakan mulai terlihat di sejumlah wilayah sehingga kondisi cuaca terasa lebih nyaman untuk beraktivitas maupun berolahraga.
Pada malam hari, langit Semarang diprakirakan berawan dengan suhu udara berkisar 26 hingga 27 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara juga meningkat hingga sekitar 85 persen.
Secara umum, suhu udara di Kota Semarang hari ini berada pada rentang 25 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan antara 50 hingga 85 persen.
Sementara itu, wilayah Semarang Atas seperti Gunungpati, Mijen, dan kawasan Ungaran diperkirakan tetap didominasi cuaca kering.
Potensi pembentukan awan hujan relatif rendah meskipun mendung tipis berpeluang muncul menjelang petang akibat pengaruh kondisi topografi.
BMKG juga mencatat kondisi gelombang laut di perairan Semarang berada pada kisaran 0,1 hingga 1 meter atau relatif tenang, sehingga cukup aman untuk mendukung aktivitas pelayaran dan kegiatan bahari. (*)







