SEMARANGUPDATE.COM — Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 Seri II yang digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah, berhasil mencatat pencapaian baru dalam perkembangan olahraga padel di Indonesia.
Ajang ini berlangsung sukses dengan partisipasi sekitar 800 atlet dari 20 provinsi, termasuk 17 atlet internasional dari berbagai negara.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turut hadir dalam acara penutupan sekaligus menyerahkan medali kepada para juara di Main Padel, Kota Semarang, pada Minggu malam, 26 April 2026.
Luthfi menyampaikan bahwa selain mencatat rekor jumlah peserta, kejuaraan ini juga menjadi sarana penting dalam pembinaan atlet serta penguatan sport tourism di tingkat daerah maupun nasional.
“Ini membuktikan bahwa olahraga padel tidak hanya modern, tetapi mempunyai potensi bagi atlet-atlet kita untuk bermain di kancah internasional,” ujarnya disela acara penutupan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) baik pusat maupun Jawa Tengah, panitia, serta para sponsor atas terselenggaranya event tersebut dengan baik.
“Pelaksanaan ini menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi dan pengembangan padel di Indonesia, khususnya wilayah Jawa Tengah. Selamat kepada mereka yang baik podium, bagi yang belum teruslah berproses,” ucapnya.
Ketua Umum Pengprov PBPI Jawa Tengah, Arganto Cahyo Wibowo Pangarso, mengungkapkan bahwa dari total peserta, sekitar 400 atlet berasal dari kategori amatir, sementara 400 lainnya bertanding di kelas open dan youth.
Ia menilai perkembangan padel di Jawa Tengah menunjukkan tren positif, didukung oleh peran aktif pemerintah provinsi maupun Kota Semarang.
“Dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang sangat bagus, semua luar biasa,” katanya.
Ke depan, Arganto menyebut akan digelar kejuaraan tingkat provinsi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada Oktober 2026, serta Jateng Padel Championship yang tengah dipersiapkan dengan konsep serupa Sirnas.
“Nanti akan mirip sama Sirnas, tapi akan kami rumuskan ulang bagaimana sistem pertandingan dan permainan. Ditunggu saja nanti Jateng akan punya turnamen seperti ini lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Irfandi Hendrawan yang keluar sebagai juara kategori Men’s Open mengaku puas dengan hasil yang diraih.
Berpasangan dengan Juan Carlos Gama Gonzalez asal Spanyol, ia berhasil mengalahkan pasangan Mike Tanoso-Christian Alvin Edison di partai final.
“Ini kesekian kalinya berpasangan dengan Juan, sebelumnya di Kuala Lumpur. Ke depan target saya sendiri mau jadi yang terbaik di Indonesia, syukur-syukur bisa membela Indonesia di ajang internasional,” ujarnya.
Ia juga memuji keberhasilan Semarang dan Jawa Tengah sebagai tuan rumah, serta menilai ajang ini efektif dalam menjaring talenta potensial dari daerah.
Ia berharap turnamen padel semakin banyak digelar di berbagai kota.
“Perkembangan padel sudah sangat baik, pemain dari berbagai daerah dan provinsi rata semua sekarang. Bagus-bagus banget mainnya. Mereka mau belajar dan improve-nya sangat cepat,” kata atlet yang tergabung di Tambora Padel Academy tersebut. (*)







