SEMARANGUPDATE.COM – Pemerintah Kota Semarang langsung mengambil langkah cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait ceceran tanah di Jalan Arteri Yos Sudarso, tepatnya di depan akses masuk PT Cipta, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara.
Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan sehingga penanganan terpadu lintas organisasi perangkat daerah segera dilakukan atas instruksi Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.
Upaya penanganan diawali dengan koordinasi intensif antar-OPD pada Senin (11/5) sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi di lapangan.
Selanjutnya pada Selasa, penanganan langsung dilakukan melalui kerja sama Kecamatan Semarang Utara bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang.
Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, pengerukan material tanah, hingga pembersihan badan jalan agar kembali aman dilalui masyarakat.
“Atas instruksi Ibu Wali Kota, kami langsung bergerak bersama OPD terkait. Dinas Perhubungan melakukan pengaturan lalu lintas, Dinas PU melakukan pengerukan dan pembersihan ceceran tanah, kemudian dilanjutkan pembilasan dan penyemprotan oleh Dinas Pemadam Kebakaran agar kondisi jalan benar-benar bersih dan aman,” ujarnya.
Menurut Siwi, percepatan penanganan menjadi prioritas karena Jalan Arteri Yos Sudarso merupakan salah satu jalur dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi.
Karena itu, petugas turut diterjunkan untuk mengamankan serta mengatur lalu lintas selama proses pembersihan berlangsung.
Selain penanganan di lapangan, Pemkot Semarang juga menyiapkan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Dinas Perhubungan akan memasang rambu peringatan jalan licin dan pita kejut di sekitar lokasi guna meningkatkan kewaspadaan para pengendara.
Pemkot juga berkoordinasi dengan pihak PT Cipta agar melakukan pembenahan akses keluar-masuk kendaraan angkutan sehingga material tanah tidak lagi terbawa ke jalan utama.
Di sisi lain, DPU menyiapkan saluran sederhana untuk mengurangi potensi genangan air di kawasan tersebut.
“Kami meminta pihak PT Cipta melakukan perawatan akses keluar masuk kendaraan truk agar tidak lagi menimbulkan ceceran tanah di jalan utama. Selain itu juga dibuat saluran agar air yang menggenang dapat langsung mengalir ke drainase di sepanjang Jalan Arteri Yos Sudarso,” lanjut Siwi.
Ia menegaskan bahwa pola kerja cepat dan kolaboratif menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam merespons setiap aduan masyarakat.
“Hari Senin dilakukan koordinasi lintas OPD, dan hari Selasa langsung dilakukan eksekusi di lapangan. Ini bentuk keseriusan Pemkot Semarang dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Semarang berharap kondisi Jalan Arteri Yos Sudarso kembali aman dan nyaman bagi pengguna jalan sekaligus menunjukkan komitmen pelayanan yang responsif terhadap persoalan masyarakat. (*)







