Peduli Warga Binaan, Kejati Jateng dan IAD Gelar Bakti Sosial di Nusakambangan

Peduli Warga Binaan, Kejati Jateng dan IAD Gelar Bakti Sosial di Nusakambangan
Peduli Warga Binaan, Kejati Jateng dan IAD Gelar Bakti Sosial di Nusakambangan

SEMARANGUPDATE.COM – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Teguh Subroto, SH, MH bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Jawa Tengah Ariastuti Teguh Subroto beserta jajaran mengunjungi warga binaan pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Selasa (15/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian Kejati Jawa Tengah terhadap warga binaan sekaligus dukungan terhadap proses pembinaan yang tengah mereka jalani.

Bacaan Lainnya

Kajati Jateng Teguh Subroto mengatakan perhatian dan motivasi tetap diperlukan agar warga binaan dapat menjalani program pembinaan dengan baik. Berbagai keterampilan yang diperoleh selama berada di lembaga pemasyarakatan diharapkan bisa menjadi bekal ketika mereka kembali ke lingkungan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada warga binaan. Kami ingin menyapa, berbagi, sekaligus memberikan semangat agar mereka tetap mengikuti proses pembinaan dengan baik. Harapannya, berbagai keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Teguh juga mengapresiasi program pembinaan kemandirian yang dijalankan jajaran Pemasyarakatan di Nusakambangan. Menurutnya, kegiatan produktif seperti budidaya sidat dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengasah keterampilan sekaligus mempersiapkan diri sebelum kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Kejati Jateng bersama IAD Wilayah Jawa Tengah menggelar silaturahmi dan bakti sosial. Bantuan disalurkan kepada warga binaan serta pekerja yang terlibat dalam aktivitas di Tambak Sidat Nusakambangan.

Sebelum kegiatan bakti sosial, rombongan terlebih dahulu meninjau pelaksanaan program pembinaan kemandirian di Lapas Terbuka Nusakambangan. Mereka kemudian melihat secara langsung kegiatan budidaya sidat yang dilakukan di kawasan tersebut.

Koordinator Wilayah Nusakambangan dan Cilacap, Irfan, menyampaikan bahwa program pembinaan kemandirian terus dikembangkan agar warga binaan memiliki keterampilan yang dapat digunakan setelah menyelesaikan masa pidana.

“Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat,” ujar Irfan.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah Mardi Santoso turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian Kejati Jawa Tengah kepada warga binaan.

“Bakti sosial ini menjadi wujud kepedulian bersama sekaligus memberikan motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dengan baik,” tutur Mardi.

Sejumlah pejabat Kejati Jawa Tengah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Asisten Tindak Pidana Khusus Ade Hermawan, SH, MH, Asisten Pengawasan Dr.Andhie Fajar Arianto, SH, MH, Asisten Pembinaan Anik Anifah, SH, MH, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Dr. Setiyowati, SH, MH, serta Kepala Bagian Tata Usaha Deddy Agus Oktavianto, SH, MH.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bertajuk “Berbagi untuk Negeri”. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial keluarga besar Kejati Jawa Tengah kepada warga binaan yang sedang menjalani proses pembinaan maupun para pekerja yang terlibat dalam kegiatan produktif di kawasan Nusakambangan.

Bakti sosial tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. Melalui kegiatan ini, Kejati Jateng turut mendukung pembinaan warga binaan yang produktif dan berkelanjutan. (*)

Pos terkait