SEMARANGUPDATE.COM – Program Si Semar Beraksi yang dijalankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang mulai menunjukkan hasil. Program pemberdayaan ekonomi masyarakat tersebut ditandai dengan panen perdana jagung di Desa Krandon Lor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Senin (14/9/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Desa Binaan Imigrasi yang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Pelaksanaannya sekaligus memperkuat kerja sama antara jajaran keimigrasian, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan warga.
Panen perdana yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut diawali sambutan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah. Dalam kesempatan itu, disampaikan harapan agar Si Semar Beraksi dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Krandon Lor.
Selain meningkatkan kemandirian ekonomi, program tersebut juga menjadi langkah preventif untuk membantu mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Migran (TPPM) melalui penguatan ekonomi masyarakat.
Camat Suruh Vega Lazuardi turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia menilai pemilihan Desa Krandon Lor sebagai lokasi pemberdayaan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan berharap kegiatan serupa dapat terus dijalankan secara berkesinambungan.
Panen jagung kemudian dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah bersama sejumlah pejabat dan pihak terkait.
Pemerintah Desa Krandon Lor menyampaikan bahwa jagung yang dipanen memiliki kualitas yang sangat baik. Hasil panen tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pengembangan potensi pertanian dan kemandirian masyarakat desa.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran Imigrasi tidak hanya dalam konteks pelayanan dan pengawasan keimigrasian, tetapi juga dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Melalui Si Semar Beraksi, kami berharap masyarakat semakin berdaya, mandiri, dan memiliki ketahanan ekonomi yang lebih baik. Program ini juga menjadi bagian dari upaya preventif dalam mencegah TPPO dan TPPM melalui pemberdayaan masyarakat.”
— Haryono Agus Setiawan
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah
Pelaksanaan Si Semar Beraksi menjadi bagian dari komitmen Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang untuk memperluas peran keimigrasian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.
Fungsi keimigrasian tidak hanya diarahkan pada pelayanan dan penegakan hukum, tetapi juga diwujudkan melalui upaya memperkuat ketahanan pangan serta kemandirian ekonomi masyarakat. Langkah tersebut diharapkan turut mendukung peningkatan kesejahteraan sekaligus menjadi pencegahan terhadap TPPO dan TPPM.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang juga akan melanjutkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan program Desa Binaan Imigrasi.
Melalui semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, program tersebut diharapkan dapat memperkuat kehadiran Imigrasi di tengah masyarakat sekaligus mendorong warga menjadi lebih mandiri dan berdaya. (*)







