Menembak Kota Semarang Bidik 8 Emas di Porprov Jateng 2026, Andalkan Atlet Eks Pelatnas

Atlet dari berbagai daerah bertanding menembak di Lapangan Tembak Makutarama, Kota Salatiga. Kontingen menembak Kota Semarang membidik delapan medali emas di Porprov Jateng 2026 dengan mengandalkan atlet eks pelatnas, terutama pada nomor tembak sasaran. (Dok/*)

SEMARANGUPDATE.COM, SALATIGA – Kontingen cabang olahraga (cabor) menembak Kota Semarang membidik target besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Sebanyak delapan medali emas menjadi sasaran yang ingin direalisasikan sepanjang pertandingan.

Bacaan Lainnya

Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Kontingen Kota Semarang diperkuat sejumlah atlet yang sebelumnya pernah mengikuti pelatihan nasional (pelatnas), khususnya pada nomor tembak sasaran.

Wakil Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) cabor menembak Porprov Jateng 2026, Maryanto, menjelaskan target delapan medali emas tersebut terbagi dalam tiga kategori pertandingan.

“Targetnya delapan emas. Rinciannya empat emas dari nomor tembak sasaran, dua emas dari tembak reaksi, serta dua emas dari tembak berburu,” kata Maryanto, Senin (26/10/2026).

Dari tiga kategori tersebut, tembak sasaran menjadi andalan utama Kota Semarang untuk mendulang medali emas. Salah satu nomor yang diunggulkan adalah 10 meter pistol.

Menurut Maryanto, pengalaman para atlet yang pernah memperkuat pelatnas menjadi modal penting bagi Kota Semarang untuk bersaing dengan kontingen daerah lain.

“Insya Allah nomor yang diandalkan meraih medali emas adalah nomor-nomor tembak sasaran. Karena di situ banyak atlet-atlet pelatnas yang kembali dari pelatnas ikut di Porprov ini,” tuturnya.

Cabor menembak Porprov Jateng 2026 mulai mempertandingkan sejumlah nomor sejak Minggu (25/10/2026).

Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung hingga 29 Oktober 2026 di Lapangan Tembak Makorem 073/Makutarama, Kembangsari, Kota Salatiga.

Hari Pertama Belum Raih Medali

Pada hari pertama pertandingan, kontingen menembak Kota Semarang belum berhasil menyumbangkan medali.

Namun, hasil tersebut tidak membuat tim kehilangan optimisme untuk memenuhi target delapan medali emas.

Maryanto menilai persaingan pada pertandingan awal memang cukup ketat. Meski demikian, peluang Kota Semarang untuk mengejar target masih terbuka lebar karena pertandingan masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

“Menembak hari pertama belum mendapat medali, tapi setelah melihat persaingan, saya kira tetap optimistis semua target itu terpenuhi,” ujarnya.

Ia berharap seluruh atlet mampu menjaga konsentrasi dan tampil maksimal di setiap nomor yang diikuti.

Dukungan pengalaman para atlet, khususnya dari nomor tembak sasaran, diharapkan dapat menjadi kekuatan untuk mengejar pundi-pundi emas bagi Kota Semarang.

“Harapannya semua target terpenuhi. Insya Allah delapan emas semoga semua lancar sesuai dengan harapan kita,” pungkas Maryanto. (*)

Pos terkait