SEMARANGUPDATE.COM – Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati Halaman Balai Kota Semarang untuk mengikuti jalan sehat “Mlaku Bareng 2026”, Minggu (25/10/2026).
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng turut berjalan bersama peserta dalam kegiatan yang mengajak masyarakat membiasakan hidup sehat.
Peserta Mlaku Bareng 2026 berasal dari berbagai kelompok, mulai dari santri, pemuda, komunitas senam hingga masyarakat umum.
Mereka menempuh rute sekitar tiga kilometer dengan titik awal dan akhir di Halaman Balai Kota Semarang.
Rute jalan sehat melintasi sejumlah ruas jalan di pusat Kota Semarang, yakni Jalan Imam Bonjol, Jalan Tanjung, dan Jalan Pemuda.
Sebelum melepas peserta, Agustina menyempatkan diri menyapa ribuan warga yang telah berkumpul. Ia mengatakan kegiatan tersebut dikemas santai agar olahraga dapat diikuti masyarakat dari berbagai kalangan.
“Ini mlaku santai saja. Kalau badannya sehat, kita tidak perlu keluar biaya untuk berobat. Jadi, lebih ngirit,” ujar Agustina yang disambut antusias peserta.
Menurutnya, kebiasaan berolahraga, termasuk berjalan kaki pada pagi hari, dapat memberikan manfaat bagi kebugaran tubuh.
Selain menjaga kesehatan, aktivitas fisik juga dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat sehari-hari.
“Ini dalam rangka Hari Santri, tapi sekaligus menyongsong Hari Sumpah Pemuda,” katanya.
Usai berjalan sejauh tiga kilometer, peserta mengikuti senam bersama yang dilanjutkan dengan hiburan musik. Suasana semakin meriah dengan kehadiran bazar yang melibatkan 12 stan pelaku UMKM lokal.
Panitia juga menyediakan 42 hadiah doorprize bagi peserta. Hadiah yang disiapkan antara lain dua paket perjalanan umrah, sepeda listrik, sepeda MTB, kulkas, mesin cuci, hingga televisi 42 inci.
Kegiatan Mlaku Bareng 2026 diinisiasi bersama Fatayat NU, PKK, dan Luwak White Koffie sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Santri Nasional di Kota Semarang.
Rangkaian tersebut sebelumnya diawali dengan apel bersama di Balai Kota Semarang pada Kamis (22/10/2026).
Sementara kegiatan akan ditutup melalui Istighosah Akbar di Makam Mbah Syafi’i pada Sabtu (31/10/2026).
Agustina berharap rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan warga Kota Semarang.
Semangat berolahraga dan berkumpul bersama, menurutnya, menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang sehat sekaligus mempererat hubungan antarkelompok di Kota Semarang. (*)







