SEMARANGUPDATE.COM, SALATIGA – Kontingen wushu Kota Semarang tampil impresif pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Memasuki hari ketiga pertandingan, Kamis (29/10/2026), tim Kota Atlas berhasil menambah tiga medali emas, satu perak, dan dua perunggu.
Tambahan tiga medali emas tersebut sekaligus membuat kontingen wushu Kota Semarang melampaui target awal lima medali emas yang telah ditetapkan sebelum pertandingan.
Tiga medali emas dipersembahkan Dessy Wulandari Emmylia pada nomor Jianshu+Qiangshu putri, Mikael Nugroho Wibisono di nomor Nandao+Nangun putra, serta Darren Lionel Gunawan pada nomor Jianshu+Qiangshu putra.
Sementara itu, medali perak diraih Jasmine Felicia Hartono dari nomor Nandao+Nangun putri. Adapun dua medali perunggu disumbangkan Kian Frederick Leonard melalui nomor Daoshu+Gunshu putra dan Dewangga Lindu Saputra pada nomor Sanda 56 kilogram putra.
Ketua Pengkot Wushu Kota Semarang, Heru Setyabudi, mengatakan raihan medali pada hari ketiga sesuai dengan target yang telah disusun tim pelatih. Bahkan, seluruh nomor yang dibidik untuk meraih emas berhasil memenuhi harapan.
“Masih sesuai dengan track. Kami memang menargetkan tiga nomor bisa meraih emas. Alhamdulillah, pada hari ketiga semuanya tercapai,” ujar Heru saat ditemui di venue Tenis Indoor Kridanggo dan Gedung KORPRI, Kota Salatiga.
Menurut Heru, pencapaian tersebut semakin menggembirakan karena sebagian atlet yang memperkuat Kota Semarang merupakan atlet muda yang tengah bertransisi dari kelompok junior menuju senior.
Ia menilai perpaduan atlet muda dan senior menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga konsistensi prestasi. Atlet senior tidak hanya bertugas meraih medali, tetapi juga membimbing dan memberikan motivasi kepada para atlet muda.
“Skuad kami banyak diisi atlet muda yang sedang beralih dari junior ke senior. Atlet senior juga menjalankan tugasnya dengan baik untuk membimbing adik-adiknya. Alhamdulillah, hasilnya sesuai harapan,” ungkapnya.
Atlet Muda Wushu Semarang Beri Kejutan
Heru menambahkan, keberhasilan wushu Kota Semarang tidak terlepas dari pola pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Khusus atlet nomor taolu, pembinaan dipusatkan di satu sasana sehingga proses pemantauan dan pengembangan kemampuan atlet dapat berjalan lebih optimal.
Pembinaan dilakukan secara bertahap sejak atlet berada di kelompok junior hingga memasuki level senior.
Menariknya, sejumlah atlet debutan justru mampu memberikan kejutan pada Porprov Jateng 2026. Salah satunya Darren Lionel Gunawan yang berhasil menyabet dua medali emas, meskipun sebelumnya tidak masuk dalam target utama perolehan emas tim.
Selain Darren, Mikael Nugroho Wibisono juga menunjukkan performa menjanjikan. Pengalaman bertanding di kejuaraan tingkat Asia dan keberhasilannya meraih medali emas menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di level provinsi.
“Untuk Mikael, transisinya ke senior sudah relatif dekat. Dia juga sudah kami uji cobakan di kejuaraan Asia dan berhasil meraih emas. Karena itu, kami cukup yakin menargetkan emas untuknya,” terang Heru.
Wushu Semarang Bidik Tambahan Dua Emas dari Nomor Sanda
Meski telah melampaui target awal lima medali emas, kontingen wushu Kota Semarang belum ingin berpuas diri. Mereka masih membidik tambahan medali pada hari terakhir pertandingan, terutama dari nomor sanda.
Peluang tersebut terbuka setelah seluruh enam atlet sanda yang dikirim Kota Semarang berhasil melaju ke babak semifinal.
Heru memperkirakan tiga hingga empat atlet berpeluang menembus partai final. Dari pertandingan tersebut, tim memasang target tambahan dua medali emas.
“Kami mengirim enam atlet dan semuanya masuk semifinal. Perkiraan saya, tiga sampai empat atlet bisa tampil di final. Harapannya, kami bisa mendapatkan dua emas lagi,” ujarnya.
Ia optimistis peluang tersebut dapat direalisasikan dengan mempertimbangkan pengalaman para atlet. Beberapa di antaranya merupakan atlet senior yang pernah tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON), sementara lainnya telah memiliki pengalaman bertanding di kejuaraan nasional.
Tambahan medali dari nomor sanda diharapkan semakin memperkuat kontribusi cabang olahraga wushu bagi kontingen Kota Semarang dalam persaingan prestasi di Porprov XVII Jawa Tengah 2026. (*)







