SEMARANGUPDATE.COM — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti turut menghadiri sejumlah kegiatan warga dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (30/8/2026).
Perayaan kemerdekaan berlangsung semarak melalui berbagai kegiatan berbasis budaya dan kebersamaan. Warga di sejumlah wilayah Kota Semarang menggelar karnaval hingga kirab hasil bumi dengan mengandalkan kreativitas serta gotong royong.
Di Kecamatan Gunungpati, Agustina menyaksikan Karnaval Budaya yang diikuti warga dari 10 RW. Berbagai kostum dan karakter ditampilkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Gatotkaca, Srikandi, Burung Merak, dan Garuda.
Kreasi yang ditampilkan setiap kontingen menjadi gambaran identitas serta potensi masing-masing wilayah yang dibawa dalam perayaan kemerdekaan.
Agustina mengapresiasi antusiasme dan kekompakan warga dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan karnaval.
“Saya mengucapkan terima kasih atas semangat gotong royong dan gegap gempita ini. Karnaval merupakan upaya nyata masyarakat untuk merekatkan persaudaraan dan menjaga kebersamaan di lingkungan,” ujarnya saat menyaksikan penampilan kontingen karnaval di Gunungpati.
Ia menilai kegiatan berbasis masyarakat seperti karnaval dapat menjadi ruang untuk mempertemukan warga sekaligus menyalurkan kreativitas. Perayaan kemerdekaan pun terasa semakin meriah karena melibatkan masyarakat secara langsung.
Semarak serupa terlihat di Kecamatan Mijen. Sebanyak 14 kelurahan berpartisipasi dalam Kirab Budaya Gunungan dengan membawa berbagai hasil bumi, seperti sayuran, buah-buahan, durian, dan petai.
Beragam hasil pertanian tersebut disusun menjadi gunungan dan diarak dalam rangkaian kegiatan. Tradisi tersebut sekaligus menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi wilayah Mijen kepada masyarakat.
Saat mengikuti kegiatan itu, Agustina menilai sektor pertanian dan perkebunan di Mijen memiliki peluang untuk terus dikembangkan.
“Saya ingin Mijen menjadi sentra pertanian di Kota Semarang. Mari kita giat menanam tanaman hortikultura, karena kita punya banyak sahabat dan mitra yang akan menampung hasil panen warga,” katanya.
Agustina mengatakan rangkaian kegiatan di Gunungpati dan Mijen menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh melalui keterlibatan aktif masyarakat.
Selain melestarikan budaya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan antarwarga sekaligus memperkenalkan karakter dan potensi setiap wilayah.
Menurut Agustina, kemeriahan peringatan HUT ke-81 RI menjadi bukti tingginya partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang guyub, hangat, dan saling mendukung. (*)







