SEMARANGUPDATE.COM – Tim basket putra Universitas Semarang (USM) sukses meraih posisi runner-up dalam ajang Campus League Basketball Regional Yogyakarta yang digelar di GOR UII, Kamis, 7 Mei 2026.
Pada partai final, USM harus mengakui keunggulan tim Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) setelah melalui pertandingan ketat dengan skor akhir 54-60.
Sebelum melaju ke final, skuad basket putra USM tampil impresif saat menghadapi Universitas Ahmad Dahlan dengan kemenangan telak 84-35.
Dalam pertandingan tersebut, M. Rendy Saputra Arafat menjadi pemain paling menonjol setelah mencatatkan double-double dengan raihan 20 poin dan 13 rebound sekaligus menjadi pencetak angka terbanyak tim.
Kontribusi juga diberikan Dicky Dwi Firmansyah dengan tambahan 14 poin serta M. Harry Reformasi yang menyumbang 11 poin.
Ketua UKM Basket USM, M. Harry Reformasi, menyampaikan rasa syukur atas capaian timnya yang berhasil menembus tingkat nasional.
“Kami bersyukur atas prestasi menjadi juara 2 pada Campus League Basket Ball Regional Yogyakarta dan lolos nasional, saat ini hasil pertandingan belum sesuai harapan namun kami tetap bersyukur karena lolos nasional dan kami akan perbaiki untuk pertandingan selanjutnya di Tingkat nasional,” ungkap M. Harry Reformasi.
“Perlu konsistensi dalam Latihan, banyak hikmah yang bisa diambil dari event ini, kami pasti akan memperbaiki dalam menghadapai laga nasional nantinya,” tambahnya.
Perwakilan USM, Dr Saiful Hadi MKom, menilai Campus League Basketball Regional Yogyakarta merupakan turnamen bergengsi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari tingkat regional hingga nasional.
“Campus League Basket Ball Regional Yogyakarta kali ini tim basket putra USM berhasil lolos ke Tingkat nasional usai mengikuti laga final melawan tim UKSW. Ini merupakan prestasi yang bagus dan bisa diambil hikmah dari setiap pertandingan sehingga kedepan bisa tampil lebih maksimal dan menjadi juara Tingkat nasional,” ungkap Dr Saiful.
Sementara itu, Coach Raden Astama Valianda yang didampingi Coach Benaya Omega Putra mengapresiasi perjuangan para pemain meski belum berhasil membawa pulang gelar juara.
“Pada pertandingan dengan UKDW, pebasket dari USM berhasil tampil gemilang hingga pertandingan berikutnya USM masih tampil maksimal melawan Universitas Ahmad Dahlan dengn skor 84:35, namun pada laga final USM belum bisa mendapatkan juara 1,” ungkap Raden Astama Valianda. (*)







