SEMARANGUPDATE.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyalurkan bantuan bagi masyarakat di sekitar Stasiun Tanggung dan Stasiun Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (25/9/2026).
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian KAI Heritage Joy Ride dalam rangka memperingati HUT ke-81 KAI. Tahun ini, perayaan mengusung tema Wonderful Journey yang menyoroti perjalanan sejarah, warisan budaya, serta semangat kebangsaan Indonesia.
Sejumlah bantuan diberikan kepada masyarakat, mulai dari sumur bor, tandon air hingga paket sembako. Bantuan sumur bor secara khusus ditujukan untuk membantu warga yang mengalami kendala ketersediaan air, terutama ketika musim kemarau berlangsung.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan bantuan sumur bor diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air masyarakat di wilayah sekitar.
“Di Jawa Tengah ini yang paling sulit itu airnya, sehingga kita bantu masyarakat sekitar dengan sumur bor. Alhamdulillah ini sangat membantu sekali,” ujarnya.
Selain sumur bor, KAI turut menyerahkan tandon air untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi kekeringan. Bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga yang tinggal di sekitar jalur maupun aset perkeretaapian.
Melalui kegiatan sosial tersebut, KAI menegaskan komitmennya untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan layanan transportasi kereta api.
Rawat Sejarah Stasiun Tanggung
Rangkaian Heritage Joy Ride juga dimanfaatkan KAI untuk memperkuat pelestarian aset bersejarah perkeretaapian. Salah satu kegiatan ditandai dengan penandatanganan prasasti di Stasiun Tanggung.
Stasiun Tanggung tercatat sebagai salah satu stasiun bersejarah di Indonesia yang telah beroperasi sejak 1867. Keberadaannya menjadi bagian dari perjalanan panjang perkembangan perkeretaapian nasional.
“81 tahun ini temanya Wonderful Journey. Kita bicara sejarah, kita bicara kebudayaan, kita bicara aset-aset warisan,” jelas Bobby.
Ia menambahkan, upaya menjaga sejarah tidak sebatas mempertahankan bangunan maupun aset fisik. Menurutnya, nilai sejarah juga perlu diperkenalkan kepada generasi mendatang agar tetap terjaga.
Pada kesempatan yang sama, KAI kembali menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat di sekitar stasiun.
Keselamatan dan Kenyamanan Jadi Prioritas
Di samping kegiatan sosial dan pelestarian heritage, KAI terus menempatkan aspek keselamatan dan kenyamanan sebagai prioritas dalam operasional perkeretaapian.
Upaya peningkatan keselamatan antara lain dilakukan melalui penanganan perlintasan sebidang, termasuk pemasangan palang pintu serta edukasi kepada masyarakat agar tidak menerobos saat kereta api akan melintas.
“Faktor keselamatan tidak bisa kita toleransi sama sekali. Kita juga terus menggencarkan pemasangan palang pintu dan menyosialisasikan agar pengendara tidak melakukan penerobosan,” terangnya.
Dari sisi pelayanan, KAI juga terus melakukan pembaruan sarana untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, baik pada layanan kereta rel listrik maupun kereta api antarkota.
Perusahaan turut mengembangkan kereta wisata yang menggabungkan perjalanan menggunakan kereta api dengan potensi pariwisata dan kekayaan alam Indonesia. Konsep tersebut diarahkan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang mengedepankan aspek hospitality dan wisata.
Perjalanan Heritage Joy Ride di Stasiun Kedungjati menjadi salah satu rangkaian kegiatan sebelum rombongan melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Semarang Tawang.
Melalui kegiatan ini, KAI tidak hanya memperkenalkan sejarah perjalanan perkeretaapian kepada masyarakat, tetapi juga memperlihatkan upaya mengintegrasikan pelestarian aset heritage dengan kepedulian sosial serta pengembangan layanan transportasi yang aman, nyaman, terjangkau, dan terkoneksi. (*)







