Dishub Semarang Tertibkan Truk di Tanjakan Silayur, Warga Beri Dukungan Demi Cegah Kecelakaan

Petugas Dishub Semarang mencegat truk yang akan melintasi tanjakan Silayur, Kota Semarang.

SEMARANGUPDATE.COM – Suara peluit bersahut-sahutan memecah riuh lalu lintas di pertigaan Jrakah, Semarang, Sabtu (25/4/2026).

Di bawah terik matahari, sejumlah personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang berdiri sigap di tepi jalan, menghentikan satu per satu truk sumbu tiga yang hendak melintasi jalur tanjakan Silayur menuju kawasan pergudangan BSB City.

Bacaan Lainnya

Pemandangan tersebut bukan sekadar penertiban lalu lintas biasa. Ada misi besar yang tengah dijalankan: mencegah kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan yang belakangan menjadi sorotan akibat rentetan insiden kendaraan berat.

Selama sepekan terakhir, para petugas berjaga hampir tanpa henti. Dengan isyarat tangan yang tegas namun tetap humanis, mereka memutar balik kendaraan besar yang melanggar aturan melintas di siang hari, khususnya di jalur yang dikenal memiliki risiko tinggi.

Upaya ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Alih-alih mengeluhkan kemacetan sesaat, warga justru menunjukkan empati dan dukungan terhadap langkah tegas tersebut.

Salah satunya disampaikan oleh Ahsana Nadia, mahasiswa UIN Walisongo Semarang sekaligus warga Ngaliyan. Ia menilai kebijakan ini sebagai solusi nyata untuk menekan angka kecelakaan.

“Menurutku program itu bagus untuk direalisasikan untuk saat ini, apalagi banyak sekali korban kecelakaan beberapa waktu lalu. Harusnya bisa konsisten diterapkan,” ujarnya.

Menurut Nadia, kehadiran petugas di lapangan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga keselamatan masyarakat, khususnya pengguna jalan di kawasan rawan kecelakaan. Ia berharap kebijakan tersebut tidak hanya bersifat sementara, tetapi bisa diterapkan secara berkelanjutan.

Menariknya, dukungan warga tidak hanya dalam bentuk kata-kata. Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat sekitar hingga pemilik warung terlihat memberikan air minum dan makanan ringan kepada para petugas yang berjaga berjam-jam di bawah terik matahari.

Perhatian sederhana itu menjadi penyemangat tersendiri bagi para personel Dishub dalam menjalankan tugasnya.

“Bagus banget, berarti masyarakat juga mendukung. Karena dampaknya juga kembali ke masyarakat,” tambah Nadia.

Ia pun berpesan agar para petugas tetap semangat dan konsisten dalam menjalankan program tersebut demi kepentingan bersama.

Dari pertigaan Jrakah, tersaji potret kebersamaan yang menghangatkan di tengah hiruk pikuk kota. Petugas bekerja tanpa lelah demi keselamatan, sementara warga hadir memberi dukungan dengan cara sederhana.

Di balik peluit yang ditiup dan tangan yang terangkat menghentikan laju truk-truk besar, tersimpan harapan agar tanjakan Silayur tak lagi menjadi lokasi jatuhnya korban kecelakaan berikutnya. (*)

Pos terkait