SEMARANGUPDATE.COM — Nuansa kebersamaan dan toleransi terasa dalam penyambutan rombongan Biksu Thudong lintas negara di Masjid Al Falah, Jalan Kaligawe, Kecamatan Genuk, Minggu (24/5).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng sebagai bentuk dukungan terhadap perjalanan spiritual bertema Walk for Peace.
Masjid Al Falah dipilih sebagai titik singgah rombongan, yang dinilai menjadi representasi kuat keharmonisan antarumat beragama di Kota Semarang.
Momentum ini menunjukkan bahwa keberagaman dapat tumbuh dalam suasana saling menghargai dan hidup berdampingan secara damai.
“Saya ingin bertemu langsung dengan panjenengan semua untuk menyerap energi kedamaian yang dibawa dalam perjalanan ini. Kehadiran rombongan ini membawa kekuatan dan semangat tersendiri bagi gerakan Semarang Damai yang terus kita gaungkan,” ujar Agustina.
Agustina menilai pesan perdamaian yang dibawa para Biksu Thudong sejalan dengan karakter masyarakat Kota Semarang yang selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman.
Menurutnya, semangat tersebut tercermin dalam filosofi Warak Ngendog yang telah lama menjadi simbol persatuan lintas etnis dan agama di Kota Semarang.
Filosofi itu mengajarkan pentingnya menjaga keharmonisan demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai.
Selain itu, Agustina juga menyinggung berbagai tradisi budaya di Kota Semarang, seperti Dugderan dan pawai Ogoh-Ogoh, yang selama ini dapat terselenggara dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang keyakinan.
Ia menambahkan, kuatnya budaya toleransi di Kota Semarang turut didukung oleh peran aktif Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang terus membangun komunikasi lintas agama hingga tingkat kecamatan.
Pemerintah Kota Semarang, lanjutnya, berkomitmen menjaga ruang sosial yang aman, nyaman, dan penuh penghormatan di tengah perkembangan kota yang semakin dinamis.
Menjelang keberangkatan kembali rombongan Biksu Thudong menuju titik akhir perjalanan menjelang perayaan Waisak, Agustina turut menyampaikan doa dan harapannya.
“Kita antarkan rombongan ini dengan doa, semoga beliau-beliau selalu sehat, selamat sampai di tempat tujuan, dan bisa terus menebarkan kedamaian,” pungkasnya. (*)






