SEMARANGUPDATE.COM – Kota Semarang berhasil masuk dalam daftar 30 Exemplary Initiatives pada ajang internasional 7th Guangzhou International Award for Urban Innovation 2026.
Penghargaan ini diraih berkat inovasi pengelolaan sampah berbasis kecerdasan buatan bernama AISSA (Artificial Intelligence Solusi Sampah).
Pengumuman penghargaan tersebut disampaikan dalam 2026 United Cities and Local Governments (UCLG) World Congress yang berlangsung di Tangier, Maroko, pada 25 Juni 2026.
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agustina Wilujeng, inovasi AISSA Kota Semarang berhasil lolos seleksi dari Komite Teknis yang terdiri atas sembilan pakar internasional.
Inovasi ini bersaing dengan 381 inovasi dari 248 kota di 60 negara, menyejajarkan Semarang dengan kota-kota besar dunia seperti Moskow, Wina, dan Bristol.
AISSA sendiri dikembangkan oleh Pemerintah Kota Semarang untuk meningkatkan efektivitas pemantauan, analisis, dan penanganan sampah secara terintegrasi. Hal ini menjadi bagian dari upaya tata kelola lingkungan menuju kota pintar dan berkelanjutan.
Menanggapi capaian ini, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menegaskan bahwa penghargaan tersebut menunjukkan arah pembangunan kota sudah berada di jalur yang tepat.
“Penghargaan ini adalah pengakuan terhadap kerja bersama seluruh elemen Kota Semarang dalam membangun pemerintahan yang responsif, inovatif, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat. Kota yang maju bukan hanya yang mampu membangun infrastruktur, tetapi juga yang mampu menghadirkan solusi cerdas bagi kehidupan warganya,” ujar Agustina.
Pemerintah Kota Semarang saat ini terus mendorong transformasi digital sebagai fondasi pelayanan publik yang transparan dan cepat. Penggunaan AI, menurut Agustina, difokuskan sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara nyata.
“Kami ingin memastikan setiap inovasi benar-benar memberikan manfaat bagi warga. Teknologi harus menjadi alat untuk mempercepat pelayanan, menjaga lingkungan, meningkatkan efisiensi pemerintahan, dan menjadikan kota Semarang semakin nyaman, bersih, dan berdaya saing. Pengakuan dunia ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan terobosan-terobosan baru,” tambahnya.
Sebagai informasi, Guangzhou International Award merupakan ajang dua tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Guangzhou bersama UCLG dan Metropolis.
Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah kota yang mampu menghadirkan solusi inovatif atas berbagai tantangan perkotaan, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB. (*)







