SEMARANGUPDATE.COM – Tim paralayang KONI Kota Semarang membidik tiga medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.
Kontingen Kota Atlas menargetkan satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu dengan mengandalkan atlet berpengalaman di berbagai kejuaraan nasional.
Pelatih tim paralayang Kota Semarang, M. Yunus, mengatakan performa para atlet pada hari kedua pertandingan menunjukkan perkembangan positif, terutama pada nomor ketepatan mendarat tandem.
Kota Semarang menurunkan tiga atlet di Kelas A yang memiliki pengalaman mengikuti berbagai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) hingga kompetisi lintas alam atau cross country di sejumlah daerah di Indonesia.
“Untuk target paralayang sendiri kita menargetkan satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Semoga bisa lebih, tapi fokus utama kita di situ,” ujar Yunus, Senin (26/10/2026).
Nomor Tandem Paralayang Semarang Catatkan 44 Poin
Salah satu peluang medali bagi Kota Semarang datang dari nomor ketepatan mendarat tandem. Pada putaran pertama, atlet Kota Semarang mencatatkan nilai 44 poin, sementara sejumlah pesaing berada di kisaran 100 hingga 200 poin.
Catatan tersebut menjadi modal positif bagi kontingen Kota Semarang untuk menghadapi putaran selanjutnya. Tim pelatih berharap performa para atlet dapat dipertahankan hingga pertandingan berakhir.
“Untuk tandem insyaallah bisa kita pertahankan nilainya untuk round-round berikutnya. Sementara untuk nomor XC (Cross Country), kita masih berada di peringkat empat atau lima dan nilainya masih sangat dinamis,” jelas Yunus.
Selain tandem, Kota Semarang juga berupaya mengejar hasil maksimal pada nomor lintas alam atau cross country (XC).
Pada nomor tersebut, posisi atlet masih berada di peringkat empat atau lima sehingga peluang untuk memperbaiki peringkat tetap terbuka.
Tim juga menurunkan Nanang Indardi pada nomor lintas alam jarak terbuka atau open distance. Pengalaman atlet tersebut diharapkan dapat membantu Kota Semarang bersaing dalam perebutan medali.
Andalkan Tiga Atlet Berpengalaman
Untuk menghadapi Porprov Jateng 2026, Kota Semarang menurunkan tiga atlet yang mengikuti sejumlah nomor pertandingan Kelas A.
Berikut daftar atlet paralayang Kota Semarang beserta nomor yang diikuti:
- Kris Diantono — Ketepatan Mendarat (KTM) Kelas A Perorangan Putra, Lintas Alam Jarak Terbatas (LAJTT) Kelas A Beregu, dan Ketepatan Mendarat Tandem Kelas A Perorangan.
- Muhammad Afif Jauhari — Ketepatan Mendarat (KTM) Kelas A Perorangan Putra, Lintas Alam Jarak Terbatas (LAJTT) Kelas A Beregu, dan Ketepatan Mendarat Tandem Kelas A Perorangan.
- Nanang Indardi — Lintas Alam Jarak Terbatas (LAJTT) Kelas A Perorangan Putra, Lintas Alam Jarak Terbatas (LAJTT) Kelas A Beregu, dan Lintas Alam Jarak Terbuka Kelas A Perorangan Putra.
Komposisi tersebut menjadi bagian dari strategi tim pelatih untuk memaksimalkan peluang medali di beberapa nomor sekaligus.
Regenerasi Atlet Jadi Tantangan Paralayang
Di balik optimisme mengejar medali, Yunus menyoroti tantangan regenerasi atlet yang dinilai tidak mudah dalam cabang olahraga paralayang.
Menurutnya, proses mencetak atlet baru membutuhkan waktu dan pengalaman terbang yang memadai.
Karena itu, pembatasan jumlah nomor yang dapat diikuti seorang atlet menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun strategi tim.
“Untuk Kota Semarang ada tiga atlet di Kelas A. Regenerasi di paralayang itu tidak mudah. Batasan satu atlet maksimal tiga nomor di Si Sakti sebenarnya kurang ideal untuk cabor yang regenerasinya sulit seperti paralayang,” ungkap Yunus.
Meski menghadapi keterbatasan tersebut, tim pelatih tetap optimistis para atlet berpengalaman yang diturunkan mampu memenuhi target yang telah ditetapkan.
Dengan hasil positif pada nomor tandem dan peluang memperbaiki posisi di nomor lintas alam, paralayang Kota Semarang berharap dapat menambah perolehan medali sekaligus mengharumkan nama Kota Atlas di Porprov Jateng XVII 2026. (*)







