HUT ke-479, Agustina Tegaskan Semarang sebagai Kota Inklusif dan Berbasis Gotong Royong

HUT ke-479, Agustina Tegaskan Semarang sebagai Kota Inklusif dan Berbasis Gotong Royong
HUT ke-479, Agustina Tegaskan Semarang sebagai Kota Inklusif dan Berbasis Gotong Royong

SEMARANGUPDATE.COM — Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat menjadi pembina upacara dalam peringatan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang di Halaman Balai Kota, Sabtu (2/5) pagi.

Bacaan Lainnya

Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota, jajaran ASN, kalangan akademisi, serta berbagai elemen masyarakat.

Sejumlah unsur Forkopimda juga turut hadir, seperti Kapolrestabes, Dandim, Dandenpom, perwakilan TNI AU, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Kementerian Agama, hingga tokoh masyarakat dan ahli waris KH Sholeh Darat.

Dalam sambutannya, Agustina menekankan bahwa kekuatan utama Kota Semarang terletak pada persatuan dan semangat gotong royong yang melibatkan berbagai generasi dan latar belakang.

“Semarang adalah rumah besar. Rumah yang lahir dari gotong royong lintas generasi, lintas latar belakang, dan lintas cerita,” tegasnya.

Dengan mengusung tema “Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat”, Pemerintah Kota Semarang terus mendorong percepatan pembangunan yang inklusif dan merata.

Upaya tersebut diwujudkan melalui lima pilar utama, yaitu Semarang Bersih, Semarang Sehat, Semarang Cerdas, Semarang Makmur, dan Semarang Tangguh.

Sejumlah capaian penting juga dipaparkan, antara lain pengelolaan 1.449 bank sampah dengan nilai ekonomi mencapai Rp1,99 miliar, cakupan jaminan kesehatan yang telah mencapai 100 persen, penurunan angka stunting hingga 4,99 persen, nol persen angka putus sekolah, serta pertumbuhan ekonomi sebesar 6,42 persen.

Sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat, dalam momentum HUT ke-479 ini, Agustina menghadirkan 14 program unggulan yang disebut sebagai “Kado Hebat” bagi warga.

“Masyarakat akan mendapatkan banyak kado. Ada 14 program, mulai dari pajak, transportasi, hingga layanan untuk kelompok disabilitas,” ujar Agustina.

Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan peluncuran logo peringatan HUT, filateli, pemberian penghargaan kota toleran, penampilan seni budaya, serta penyerahan santunan dan hadiah lomba.

Di akhir sambutannya, Agustina mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dalam membangun kota.

“Semarang adalah rumah kita bersama. Rumah yang kita jaga agar nyaman bagi setiap penghuninya,” pungkasnya.

Peringatan Hari Jadi ke-479 ini semakin menegaskan komitmen pembangunan Kota Semarang yang berfokus pada manfaat nyata, memperkuat solidaritas sosial, serta membuka peluang luas bagi pertumbuhan ekonomi dan kreativitas warga. (*)

Pos terkait