Gubernur Luthfi Gandeng 4.620 Mahasiswa Undip Sukseskan Kecamatan Berdaya

Gubernur Luthfi Gandeng 4.620 Mahasiswa Undip Sukseskan Kecamatan Berdaya
Gubernur Luthfi Gandeng 4.620 Mahasiswa Undip Sukseskan Kecamatan Berdaya

SEMARANGUPDATE.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mengerahkan 4.620 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (Undip) untuk mendukung optimalisasi program Kecamatan Berdaya.

Pelepasan ribuan mahasiswa ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Gedung Muladi Dome, Semarang, pada Selasa (7/7/2026).

Bacaan Lainnya

Para mahasiswa tersebut akan disebar ke 10 kabupaten dan kota di wilayah Jawa Tengah. Kehadiran mereka ditargetkan mampu membantu pemetaan potensi sekaligus memecahkan persoalan riil di tingkat desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Menurut Luthfi, program Kecamatan Berdaya merupakan strategi andalan Pemprov Jateng dalam melakukan percepatan pembangunan berbasis wilayah.

Mengingat Jawa Tengah memiliki sekitar 7.810 desa dengan karakteristik yang beragam, penguatan di tingkat kecamatan dinilai krusial agar arah pembangunan desa menjadi lebih fokus.

“Tentu ini akan sangat membantu sekali untuk pengembangan wilayah,” kata dia.

Sinergi dengan perguruan tinggi ini diharapkan menjadikan KKN tidak sebatas kewajiban akademik, melainkan bentuk kontribusi nyata. Berbagai program pun telah disiapkan mahasiswa sebelum turun ke lapangan.

Lasma Siombing, mahasiswa Fakultas Kedokteran yang ditugaskan di Desa Kunti, Boyolali, telah menyusun program edukasi kesehatan dan screening gigi untuk anak-anak sekolah.

Langkah serupa dilakukan oleh Naila Safa Zuri, mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika yang akan berfokus pada pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme di Desa Jendi, Wonogiri, guna mengatasi masalah limbah dan kekeringan.

“Berdasarkan hasil survei kami kemarin, beberapa masalah sudah terlihat,” ucapnya.

Menanggapi kolaborasi ini, Rektor Undip Semarang, Suharnomo, menegaskan bahwa pihak kampus akan terus mendukung penuh program Pemprov Jateng.

Fokus KKN dirancang selaras dengan isu daerah, seperti pemberdayaan UMKM, penanganan stunting, hingga penurunan angka kematian ibu.

Sebagai informasi, pada hari yang sama, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen juga terpantau melepas rombongan mahasiswa KKN dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto untuk menjalankan misi pengabdian serupa di lokasi penugasan mereka masing-masing. (*)

Pos terkait