SEMARANGUPDATE.COM – Atlet Hapkido Kota Semarang, Livia Stevenson Prabawa, mencatatkan sejarah dengan mempersembahkan medali emas pertama bagi kontingen Kota Semarang di Porprov Jateng 2026.
Medali emas tersebut diraih Livia pada nomor Hyung Individual Putri yang berlangsung di GOR Baru Kendal.
Tampil meyakinkan, atlet berusia 16 tahun itu mengumpulkan total poin 6.333, unggul jauh dari peserta lainnya.
“Terima kasih, puji Tuhan diberi kesempatan menang dan meraih emas pertama untuk Kota Semarang,” kata Livia seusai pertandingan.
Emas tersebut terasa istimewa bagi Livia karena Porprov Jateng 2026 menjadi pengalaman pertamanya tampil dalam ajang olahraga multievent tingkat Jawa Tengah.
Meski baru pertama kali mengikuti Porprov dan masih berusia 16 tahun, Livia bukan atlet yang minim pengalaman.
Ia telah mengoleksi berbagai prestasi dari sejumlah kejuaraan tingkat daerah, nasional hingga internasional.
Livia tercatat pernah mengikuti berbagai kejuaraan nasional yang digelar di Jakarta, Padang, Surabaya, dan Lampung.
Prestasi internasional juga berhasil ditorehkannya setelah meraih medali emas dalam kejuaraan Hapkido di Hong Kong pada nomor Hyung Individual Putri.
Sebelumnya, Livia juga berhasil mengamankan medali emas pada PON Beladiri 2023.
Rentetan prestasi tersebut tidak lepas dari latihan yang dijalani secara konsisten sejak usia dini.
Livia mengaku sudah mengenal latihan Hapkido sejak berusia empat tahun dengan pola latihan yang cukup ketat di bawah bimbingan pelatih sekaligus ayahnya, Steve Prabawa.
“Seminggu bisa latihan 4-5 kali sejak usia 4 tahun, saya sudah mendapat pola latihan yang cukup keras dari sabeum,” ujar siswi kelas 2 SMA Bina Bangsa tersebut.
Steve Prabawa mengaku bangga dengan pencapaian anak didiknya.
Menurutnya, kemenangan Livia di Porprov Jateng 2026 menjadi buah dari proses latihan panjang dan konsistensi yang terus dijaga.
“Kita berusaha berikan yang terbaik untuk Kota Semarang, sangat bersyukur bisa membawa prestasi ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Steve.
Ia menyebut disiplin dan konsistensi menjadi salah satu kunci Livia mampu tampil maksimal dalam setiap pertandingan.
Latihan bahkan telah menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari sang atlet.
Menariknya, Steve tidak ingin Livia terlena dengan catatan prestasi yang telah diraih sebelumnya.
Setiap pertandingan tetap dipersiapkan dari awal tanpa menjadikan hasil kejuaraan sebelumnya sebagai ukuran.
“Yang jelas, kita tidak pernah membuat ukuran dari kelas kejuaraan sebelumnya baik di tingkat daerah, nasional atau bahkan internasional, tapi fokus berikan yang terbaik siapapun lawan kita,” tegasnya.
Selain Livia, Hapkido Kota Semarang juga menyumbangkan medali lainnya melalui Satya Donadyaksa Wicaksana.
Ia berhasil meraih medali perunggu pada nomor Hyung Individual Putra.
Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, mengapresiasi perjuangan para atlet Hapkido yang berhasil membuka perolehan medali Kota Semarang di Porprov Jateng 2026.
Menurut Arnaz, capaian tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat bagi atlet Kota Semarang dari cabang olahraga lainnya yang masih akan bertanding.
“Terima kasih atas kerja keras dan upaya terbaik untuk Kota Semarang. Prestasi ini diharapkan semakin memantik atlet-atlet lain yang belum bertanding untuk mempersembahkan yang terbaik,” tegas Arnaz.
Raihan emas Livia sekaligus menjadi awal positif bagi perjuangan kontingen Kota Semarang dalam mengejar target prestasi pada Porprov Jateng XVII 2026. (*)







