SEMARANGUPDATE.COM, SEMARANG – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan komitmen Pemerintah Kota Semarang untuk terus melanjutkan pembangunan dan penataan infrastruktur di kawasan Semarang Utara, meskipun wilayah tersebut menghadapi tantangan penurunan muka tanah dan persoalan lingkungan.
Komitmen tersebut disampaikan Agustina saat menghadiri rangkaian kegiatan Temu Warga Lokal di Kelurahan Dadapsari dan Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jumat (9/1/2026) lalu.
“Kita komitmen ke Semarang Utara, harus tetap bangun terus. Walaupun ada penurunan tanah dan lain-lain, kita tetap proses dan sesuaikan,” tegas Agustina, dikutip dari website resmi Pemkot Semarang, Selasa (13/1/2026).
Jembatan Akses Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo
Salah satu proyek prioritas yang ditinjau adalah rencana pembangunan jembatan akses Sentra UMKM Pengasapan Ikan Bandarharjo.
Jembatan tersebut akan dibangun sepanjang 45 meter melintasi Kali Baru Semarang.
Jembatan ini akan menghubungkan:
- Kelurahan Panggung Lor melalui Jalan Tanjung Mas Raya
- dengan Kelurahan Bandarharjo melalui Jalan Lodan
Keberadaan jembatan diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas menuju sentra UMKM, memperlancar distribusi hasil produksi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga pesisir Semarang Utara.
Pembetonan Jalan Lodan Tahun 2026
Untuk mendukung akses menuju jembatan dan kawasan sentra UMKM, Pemerintah Kota Semarang merencanakan pembetonan Jalan Lodan pada tahun 2026 melalui Dinas Pekerjaan Umum.
Pembetonan jalan ini ditujukan untuk:
- Memperlancar mobilitas warga
- Mempermudah distribusi produk UMKM
- Meningkatkan konektivitas kawasan Bandarharjo
Sebelumnya, pada tahun 2025, Pemkot Semarang juga telah melakukan pembetonan Jalan Komodor Yos Sudarso sepanjang 253 meter sebagai bagian dari peningkatan kualitas infrastruktur jalan di Semarang Utara.
Bantuan Nelayan dan Peresmian Fasilitas Publik
Dalam kunjungannya, Agustina juga menyerahkan bantuan beras dan sembako kepada para nelayan yang tidak bisa melaut akibat dampak angin barat.
Selain itu, Wali Kota Semarang meresmikan:
- Posyandu di Sport Center Bandarharjo
- Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo
IPAL tersebut berfungsi untuk mengolah limbah produksi agar tidak mencemari lingkungan pesisir.
Agustina juga mengunjungi rumah warga penerima program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Bandarharjo sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat.
Pembangunan Terintegrasi untuk Semarang Utara
Agustina menegaskan bahwa pembangunan di Semarang Utara tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyasar kesejahteraan sosial, ekonomi, dan lingkungan secara terintegrasi.
“Pembangunan harus berdampak langsung bagi warga. Infrastruktur diperbaiki, ekonomi rakyat didorong, lingkungan dijaga, dan kesejahteraan sosial diperkuat,” ujar Agustina.
Dengan berbagai program tersebut, Pemerintah Kota Semarang berharap kawasan Semarang Utara dapat tumbuh sebagai wilayah pesisir yang produktif, tertata, tangguh terhadap perubahan lingkungan, serta berdaya saing secara ekonomi. (*)







