Soft Opening 23 Semarang, Destinasi Lifestyle Baru Siap Jadi Magnet Ekonomi Kota

Soft Opening 23 Semarang, Destinasi Lifestyle Baru Siap Jadi Magnet Ekonomi Kota
Soft Opening 23 Semarang, Destinasi Lifestyle Baru Siap Jadi Magnet Ekonomi Kota

SEMARANGUPDATE.COM — Destinasi gaya hidup dan pusat perbelanjaan baru, 23 Semarang Shopping Center, resmi melakukan soft opening pada Sabtu (23/5/2026).

Kehadiran kawasan komersial ini diproyeksikan menjadi landmark baru sekaligus pusat aktivitas urban di Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Dikembangkan oleh PARADISE INDONESIA (PT Indonesian Paradise Property Tbk dan anak perusahaan), proyek ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas jaringan destinasi lifestyle di sejumlah kota besar Indonesia.

Pengembangan tersebut dilakukan untuk menjawab perubahan kebutuhan masyarakat terhadap ruang komersial dan gaya hidup modern.

Berlokasi di kawasan strategis Pearl of Java (POJ), 23 Semarang Shopping Center dibangun sebagai kawasan mixed-use lifestyle retail destination dengan luas pengembangan lebih dari 65 ribu meter persegi.

Kawasan ini menggabungkan pusat belanja, ruang sosial, hiburan keluarga, pusat komunitas kreatif, hingga konsep retail berbasis pengalaman yang dirancang menghadirkan suasana urban baru di Kota Semarang.

Kehadiran pusat perbelanjaan tersebut juga dinilai sejalan dengan perkembangan ekonomi Kota Semarang yang terus menunjukkan tren positif.

Berdasarkan data BPS Kota Semarang, pertumbuhan ekonomi kota mencapai 6,49 persen pada 2025 yang ditopang sektor perdagangan, konstruksi, industri pengolahan, dan meningkatnya investasi kawasan urban.

Melihat potensi tersebut, PARADISE INDONESIA menempatkan 23 Semarang bukan hanya sebagai pusat belanja, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi baru yang diharapkan memberi efek berantai bagi Kota Semarang dan Jawa Tengah melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan sektor perdagangan dan jasa, dukungan terhadap UMKM lokal, serta peningkatan aktivitas ekonomi kawasan Semarang Barat.

Director & CFO PARADISE INDONESIA, Surina, mengatakan Semarang dipilih karena memiliki pertumbuhan ekonomi dan transformasi kawasan urban yang dinilai menjanjikan.

“Kami memilih Semarang sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi, transformasi urban, dan potensi market paling menjanjikan di Indonesia saat ini. Perkembangan kota yang sangat dinamis serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap destinasi gaya hidup modern menjadi alasan utama PARADISE INDONESIA memilih Semarang sebagai bagian penting dari ekspansi portofolio kami melalui kehadiran 23 Semarang Shopping Center,” ujarnya.

Sebelum resmi beroperasi, 23 Semarang Shopping Center telah meraih penghargaan Best Retail Architectural Design dalam ajang 10th PropertyGuru Indonesia Property Awards 2024, sebagai bentuk apresiasi terhadap konsep desain dan arsitektur kawasan.

Salah satu area unggulan yang dihadirkan adalah Dauntown Park, ruang terbuka hijau yang menjadi pusat aktivitas kawasan.

Area ini dirancang sebagai ruang publik yang menghubungkan unsur alam dengan aktivitas perkotaan melalui konsep desain yang menyatukan ruang interior dan eksterior.

Mengusung konsep “The Oase of Semarang”, kawasan ini menghadirkan perpaduan fungsi retail, hiburan, destinasi kuliner, ruang komunitas, hingga area publik kolaboratif dalam satu ekosistem gaya hidup modern.

Untuk memperkuat daya tariknya, 23 Semarang menghadirkan sejumlah tenant nasional dan internasional, termasuk beberapa merek yang pertama kali hadir di Semarang seperti Pop Mart, Chagee, HOKA, Under Armour, Salomon, dan ChaTraMue.

Selain itu juga hadir flagship store terbesar di Jawa Tengah untuk sejumlah brand seperti NIKE, Adidas, Columbia, Timezone, serta area kuliner berskala besar yang menyediakan pilihan halal maupun nonhalal.

Pengelola kawasan dari Cornerstone Indonesia, Dian Widiyanti, menyebut 23 Semarang dirancang bukan sekadar sebagai pusat perbelanjaan, melainkan ruang gaya hidup yang terbuka dan tumbuh bersama masyarakat.

“23 Semarang kami hadirkan bukan sekadar pusat perbelanjaan, tetapi sebuah lifestyle sanctuary yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman ruang yang lebih terbuka, hangat, dan terkoneksi dengan alam maupun komunitas yang akan terus berkembang bersama masyarakat Semarang. Fokus pengelolaan kami adalah memastikan kawasan ini menjadi destinasi yang aktif, relevan, dan memiliki daya tarik komersial yang kuat dalam jangka panjang,” ujarnya. (*)

Pos terkait