SEMARANGUPDATE.COM – Kontingen Kota Semarang membidik 150 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.
Target tersebut akan diperjuangkan oleh 845 atlet yang disiapkan untuk berlaga dalam 57 cabang olahraga (cabor).
Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, ratusan atlet tersebut akan turun dalam sekitar 596 nomor pertandingan.
“Mereka akan turun dalam nomor pertandingan sejumlah kurang lebih 596 nomor,” ujar Arnaz dalam jumpa pers di Kantor KONI Kota Semarang, Sabtu (17/10/2026).
Target 150 emas tersebut lebih rendah dibandingkan capaian Kota Semarang pada Porprov sebelumnya. Pada ajang sebelumnya, kontingen Kota Semarang mengoleksi 186 medali emas, 138 perak, dan 137 perunggu.
Arnaz menjelaskan, target 150 emas bukan sekadar angka yang ditetapkan KONI. Perolehan tersebut dihitung berdasarkan pemetaan kekuatan masing-masing cabang olahraga, termasuk potensi lawan yang akan dihadapi.
“Jadi bukan sekadar kami memasang angka 150, namun dari hasil desk dan input dari masing-masing cabor melihat kekuatan mereka sendiri dan kekuatan calon lawan selama ini,” jelasnya.
Akuatik hingga Menembak Jadi Andalan Emas
KONI Kota Semarang telah memetakan sejumlah cabang olahraga yang diharapkan menjadi lumbung medali emas.
Cabor akuatik, gimnastik, kempo, dan menembak menjadi beberapa andalan kontingen Kota Semarang untuk memenuhi target 190 emas.
Di sisi lain, KONI juga mengidentifikasi sejumlah cabang olahraga yang masih menjadi titik lemah dan membutuhkan perhatian. Beberapa di antaranya yakni sepak takraw, paralayang, sambo, dan anggar.
Pemetaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk memaksimalkan peluang medali sekaligus mengantisipasi persaingan ketat dengan kontingen dari daerah lain.
Seragam Atlet Tuntas, Pelepasan Digelar Senin
Persiapan kontingen Kota Semarang juga memasuki tahap akhir. Distribusi seragam untuk atlet dan pelatih telah rampung dan siap digunakan.
Para atlet dijadwalkan mengikuti acara pelepasan kontingen oleh Wali Kota Semarang pada Senin (19/10/2026) pukul 15.00 WIB di Balai Kota Semarang.
Dari sisi kesehatan, KONI Kota Semarang juga menyiapkan 20 tenaga medis, terdiri atas dokter dan perawat, serta 16 masseur untuk mendukung kebutuhan atlet selama pertandingan.
Selain itu, media center disiapkan di Stadion Tri Lomba Juang untuk mendukung kebutuhan wartawan. Fasilitas tersebut dilengkapi komputer dan berbagai kebutuhan pendukung peliputan.
29 Venue Disiapkan sebagai Tuan Rumah
Sebagai salah satu tuan rumah Porprov Jateng XVII 2026, Kota Semarang menyiapkan 29 venue pertandingan.
General Manager Porprov Kontingen Kota Semarang Helly Sulistiyanto mengatakan sejumlah fasilitas olahraga yang digunakan antara lain Stadion Tri Lomba Juang, Stadion Jatidiri, Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), hingga salah satu hotel di kawasan Metro Park View.
“Kota Semarang sudah menyiapkan 29 venue pertandingan,” ujar Helly.
Selain venue pertandingan, Kota Semarang juga mempersiapkan rangkaian pembukaan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026.
Salah satu rangkaian utama adalah kirab api obor yang diambil dari api abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan, menuju Kota Semarang.
Kirab Obor Mrapen Menuju Balai Kota
Helly mengatakan kirab obor akan mendapatkan pengawalan komunitas saat memasuki Kota Semarang.
“Sebagai tuan rumah, Kota Semarang akan disinggahi kirab obor dan kami siapkan pengawalan dari komunitas nanti dari Simpang Lima ke Balai Kota untuk disambut Wali Kota Semarang, baru setelah itu dibawa ke Jatidiri untuk pembukaan,” katanya.
Pembukaan Porprov Jateng 2026 juga akan dimeriahkan penampilan Ndarboy Genk dan Pertelon Koplo. Pertunjukan tersebut dapat disaksikan masyarakat secara langsung.
Dengan persiapan atlet, venue, layanan medis, hingga rangkaian pembukaan yang terus dimatangkan, Kota Semarang kini bersiap menjalankan dua misi sekaligus: menyukseskan penyelenggaraan sebagai tuan rumah dan memburu 150 medali emas di arena Porprov Jateng XVII 2026. (*)







