SEMARANGUPDATE.COM – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang mempercepat pekerjaan peningkatan sistem drainase di kawasan Jalan Gajah dan Jalan Medoho. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi genangan yang selama ini kerap muncul dan mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Proyek yang berfokus pada peningkatan kapasitas saluran air itu kini menunjukkan perkembangan signifikan. Pelaksanaan pekerjaan di lapangan bahkan tercatat lebih cepat sekitar 20 persen dibandingkan target yang telah ditetapkan.
Kepala DPU Kota Semarang Suwarto mengatakan salah satu pekerjaan utama berupa pembangunan crossing saluran di pertemuan Jalan Medoho dan Jalan Gajah telah diselesaikan. Struktur tersebut menggunakan box culvert beton berukuran 2×2 meter untuk mendukung kelancaran aliran air.
“Pemasangan box culvert di Medoho sudah selesai, saat ini tinggal proses perataan jalan dan dalam waktu dekat sudah bisa dibuka kembali untuk lalu lintas. Sementara untuk saluran di Jalan Gajah, kita perlebar menggunakan konstruksi U-Ditch lebar 1,2 meter dan dalam 1,2 meter. Progresnya sangat bagus, plus 20 persenan, sehingga awal November ini diproyeksikan rampung,” ujar Suwarto, Kamis, 8 Oktober 2026.
Selain crossing di Jalan Medoho, pekerjaan juga dilakukan pada saluran di Jalan Gajah. DPU memperbesar kapasitas saluran dengan menggunakan konstruksi U-Ditch berukuran lebar dan kedalaman masing-masing 1,2 meter.
Secara keseluruhan, penanganan saluran tersebut mencakup jalur sepanjang sekitar 300 meter. Sistem yang dibangun diarahkan untuk membawa aliran air hujan menuju saluran pembuangan akhir di Sungai Sodor sehingga limpasan tidak kembali menggenangi badan jalan.
DPU Kota Semarang tidak hanya mengandalkan peningkatan ukuran saluran. Pemerintah juga tengah mempertimbangkan penambahan pompa air di kawasan tersebut sebagai langkah pendukung untuk mempercepat pengurangan genangan ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi.
Dengan kombinasi peningkatan kapasitas drainase dan kemungkinan penambahan pompa, penanganan genangan di kawasan Jalan Gajah dan Jalan Medoho diharapkan dapat lebih optimal serta mengurangi dampaknya terhadap aktivitas pengguna jalan. (*)







