SEMARANGUPDATE.COM – PMI Kota Pekalongan mengintensifkan layanan donor darah melalui mobile unit ke berbagai instansi. Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong pemenuhan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Pekalongan yang semakin menipis.
Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela UDD PMI Kota Pekalongan, Muhammad Fahmi, menuturkan, cuaca ekstrem dan banjir yang melanda Kota Pekalongan belum lama ini membuat stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Pekalongan menipis.
Situasi semakin sulit karena sejumlah jalan terendam, sehingga jumlah pendonor menurun drastis, sementara permintaan darah dari rumah sakit tetap berjalan setiap harinya.
Bahkan, ujarnya, stok darah sempat kosong pada Senin (19/1/2026).
“Kami akhirnya menerima bantuan dropping dari PMI Kabupaten Pemalang,” ungkapnya.
Ia merinci lokasi yang ditargetkan untuk menambah stok darah, antara lain Rumah Sakit Budi Rahayu, Lima Empat Motor, Pendopo Trade Center, SMA IT Assalam Boarding School, serta sejumlah sekolah dan hotel.
Ditambahkan, rata-rata harian kebutuhan darah sebanyak 35-40 kantong. Golongan darah A dan B menjadi prioritas karena sempat kosong.
“Kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat, agar stok darah kembali aman dan kebutuhan pasien di rumah sakit dapat terpenuhi,” pungkasnya. (***)







