SEMARANGUPDATE.COM – Harapan PSIS Semarang untuk bertahan di kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 semakin terbuka. Tim berjuluk Mahesa Jenar kini berada dalam posisi lebih aman setelah pesaing terdekatnya, Persiba Balikpapan, gagal meraih poin penuh pada laga terakhir.
Kekalahan telak Persiba dari Kendal Tornado FC dengan skor 0-3 di Stadion Sriwedari, Solo, menjadi angin segar bagi PSIS. Hasil tersebut membuat Persiba tertahan di peringkat 9 Grup Timur dengan 17 poin, sementara PSIS tetap di posisi 8 dengan koleksi 20 poin.
Keunggulan tiga poin ini semakin berarti setelah PSIS sukses mencuri satu poin dari markas Persiku Kudus usai bermain imbang 3-3. Tambahan poin tersebut menjadi bekal penting dalam upaya menjauh dari zona play-off degradasi.
Meski demikian, situasi belum sepenuhnya aman. PSIS masih menyisakan tiga pertandingan krusial yang akan menentukan nasib mereka di akhir musim.
Tantangan berat sudah menanti, dimulai dari menghadapi Persipura Jayapura yang saat ini berada di papan atas. Setelah itu, PSIS juga harus berhadapan dengan Kendal Tornado serta pemuncak klasemen, PSS Sleman.
Pelatih PSIS, Andri Ramawi, menegaskan bahwa timnya tidak ingin terlena dengan kondisi saat ini. Fokus utama adalah mengamankan tambahan poin di sisa laga.
Menurutnya, hasil imbang melawan Persiku menjadi pelajaran penting sekaligus motivasi untuk tampil lebih baik di pertandingan berikutnya.
“Yang paling penting bagi kami setelah ini adalah fokus untuk mendapatkan poin lagi di sisa pertandingan,” ujarnya.
Dengan selisih poin yang masih bisa dikejar dan jadwal berat di depan mata, PSIS memilih menatap setiap laga sebagai final. Konsistensi menjadi kunci jika Mahesa Jenar ingin memastikan diri tetap bertahan tanpa harus melalui jalur play-off. (*)







