SEMARANGUPDATE.COM – Untuk memperkenalkan produk unggulan daerah, sekaligus memperluas pasar komoditas pertanian Pati ke Tingkat nasional hingga internasional, Pemerintah Kabupaten Pati mendistribusikan jeruk pamelo ke kepala daerah se-Jawa Tengah.
Bupati Pati, Sudewo menyampaikan, jeruk pamelo yang diberangkatkan berasal dari Desa Bageng, Kecamatan Gembong, dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Kami memperkenalkan salah satu produk unggulan Kabupaten Pati, yaitu jeruk pamelo dari Desa Bageng, Kecamatan Gembong. Kami perkenalkan kepada daerah-daerah yang lain, mulai Bapak Gubernur, Bapak/Ibu Bupati/Wali Kota se-Jawa Tengah,” ujarnya, usai memberangkatkan distribusi jeruk pamelo tersebut, di pendapa kabupaten setempat, Rabu (17/12/2025)
Jadi, lanjutnya, setiap kepala daerah menerima lima buah jeruk pamelo lengkap dengan nomor kontak petani, untuk memudahkan komunikasi apabila membutuhkan pasokan lanjutan.
Dia berharap, para bupati dan wali kota dapat membantu mempromosikan jeruk tersebut kepada perangkat daerah dan masyarakat di wilayah masing-masing, sekaligus membuka peluang kerja sama antardaerah. Sudewo menegaskan, langkah ini merupakan ikhtiar bersama, agar produk unggulan daerah saling mendukung dan berkembang.
“Bilamana nanti pemasarannya bagus, produksinya bisa ditingkatkan,” imbuhnya.
Disampaikan, keunggulan jeruk pamelo Pati memiliki daging lebih tebal, warna kemerahan, rasa manis, air yang banyak, nyaris tanpa biji, serta tekstur yang lembut. Meski telah dipasarkan ke Jakarta, Surabaya, dan Bali, dia menilai jeruk ini belum banyak dikenal masyarakat Jawa Tengah. Karenanya, promosi secara langsung ke pendapa kabupaten/kota menjadi strategi, untuk memperluas pengenalan produk.
Selain jeruk pamelo, Sudewo menyebutkan, Pati juga memiliki sejumlah potensi unggulan lain yang akan menyusul untuk dipromosikan, seperti kelapa kopyor, kuliner bandeng Juwana, kepala manyung, hingga durian musangking. Dia mengungkapkan, sebelumnya, jeruk pamelo Pati juga telah dikirim kepada Menteri Perdagangan RI, dan mendapat respons positif.
“Beliau mengatakan ini memang luar biasa, tidak ada sepatnya dan manis. Termasuk Ketua Umum Korpri, Profesor Zudan, juga sudah merasakan. Akan dibantu oleh Menteri Perdagangan untuk ekspornya,” pungkasnya.







